PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) melepas kepemilikannya atas PT Prima Terminal Petikemas (PTP) selaku operator Belawan New Container Terminal (BNCT) kepada PT Pelindo Terminal Petikemas (STPT). Hal itu ditandai dengan penandatanganan akta jual beli saham pada Selasa, 26 Juli 2022 dengan nilai transaksi sebesar Rp 187,95 miliar.

“Perseroan berencana untuk melakukan divestasi atas seluruh kepemilikan sahamnya sebanyak 183.370.000 saham atau sebesar 15 persen dari seluruh saham yang dikeluarkan oleh PTP, dengan nilai Saham Yang Dijual sebesar Rp 187,95 miliar,” ungkap Direktur Wijaya Karya, Hananto Aji dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/7/2022).

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), bersama dengan PT Hutama Karya dan PT Pelabuhan Indonesia I (Pelindo I) telah membentuk Perusahaan Patungan yaitu PT Prima Terminal Petikemas (PTP).

Maksud dan tujuan didirikannya PTP adalah untuk membangun dan mengelola Jasa Pelayanan Terminal Petikemas Belawan Fase 2 guna mengakomodasi pertumbuhan trafik dan meningkatkan pertumbuhan bisnis.

Baca juga: Laba Bersih WIKA Turun 96,29%! Kuartal Ini Hanya Rp 50,19 Miliar

Selanjutnya, berdasarkan arahan dari Kementerian BUMN atas penggabungan Pelindo I hingga Pelindo IV menjadi satu entitas  PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), maka dilakukan restrukturisasi anak perusahaan dengan mengalihkan kepemilikan saham Pelindo di PTP ke PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) sebagai sub-holding klaster peti kemas.

SPTP selaku pemegang saham mayoritas pada PTP bermaksud untuk mengoptimalkan pelayanan yang terbaik untuk mencapai produktivitas sesuai standar internasional.

Oleh karenanya, SPTP perlu mencari strategic partner yang berpengalaman dalam pengelolaan terminal petikemas yang berstandar internasional. Untuk maksud tersebut, SPTP mengajukan untuk membeli semua saham milik HK dan WIKA di PTP dengan porsi kepemilikan masing-masing sebesar 15 persen dari modal disetor dan ditempatkan.

 

Sumber

Baca juga: WIKA Terus Gencarkan Proyek Internasional Untuk Mendorong Kinerja 

Tags: