Jumlah data pinjaman dari bank di Jepang memperlihatkan angka yang stagnan. Data ini mencerminkan bahwa perekonomian Jepang masih stagnan juga akibat lambatnya pertumbuhan kredit yang mencerminkan belum naiknya konsumsi masyarakat.

Jumlah Pinjaman Jepang Stagnan

Data yang dipublikasi pagi ini menunjukkan bahwa Jepang mengalami stagnasi dalam jumlah kredit yang disalurkan oleh banknya. Stagnasi ini terlihat dari tidak berubahnya angka bulan ini dan bulan lalu yaitu pada 6,2%.

Data ini mencerminkan pertumbuhan secara tahunan yang menandakan relatif terhadap tahun lalu, angka kredit masih bertumbuh secara positif. Namun pertumbuhan ini mencerminkan bahwa perekonomian Jepang masih stagnan akibat Covid-19.

Akibat adanya Covid-19 yang masih terus berbahaya di Jepang, perekonomiannya masih terlihat terhambat. Hambatan ini juga datang dari Batasan sosial yang diberikan secara ketat oleh pemerintah Jepang.

Hasilnya akibat adanya hambatan, perekonomian menjadi tumbuh lebih lambat. Sehingga hal tersebut membuat konsumsi masih belum dapat naik akibat juga masih belum kuatnya daya beli untuk mendorong apresiasi konsumsi masyarakat.

Mengingat pinjaman yang sangat didorong oleh konsumsi, saat ini wajar jika angka kredit atau pinjaman masih stagnan. Hal ini disebabkan masih lemahnya daya beli yang juga mencerminkan masih lemahnya pertumbuhan ekonomi di Jepang.

Dampak terhadap Yen 

Hasilnya, saat ini perekonomian Jepang masih terlihat lemah namun stabil relatif perekonomian beberapa negara lainnya. Kabar baiknya, sentimen ini tidak terlihat berpengaruh terhadap mata uang Yen Jepang, yang hingga saat ini masih berdiri kuat.

Mengingat juga Yen yang merupakan mata uang pelindung ketidakpastian ekonomi, tidak heran jika sentimen ini tidak berdampak pada nilainya. Hingga saat ini, Yen masih berdiri sebagai salah satu aset terkuat dan terstabil dalam pertumbuhannya.

Baca juga: Dolar Amerika Terlihat Menguat Bersama Stimulus dan Surat Utang

Hal ini disebabkan oleh kegunaannya dan juga kedudukannya di pasar keuangan yang masih sangat tinggi hingga saat ini. Mengingat ketidakpastian yang juga masih tinggi, tidak heran bahwa nilainya masih terus naik terutama saat ini.

Oleh karena itu, kabar bahwa perekonomian Jepang masih tumbuh dengan lambat juga tidak memberikan sentimen negatif yang kuat terhadap Yen Jepang. Oleh karena itu, kemungkinan besar ke depannya nilai dari Yen masih akan terus naik.

Tags: