Dalam trading forex, tidak bisa dipungkiri bahwa mayoritas kosa kata yang akan digunakan mayoritas adalah dalam Bahasa Inggris seperti kata falling knife. Hal ini disebabkan pasar forex adalah pasar internasional dimana bahasa yang sering digunakan secara umum adalah Bahasa Inggris.

Oleh karena itu, terdapat beberapa istilah yang sering kali terdengar diucapkan dalam Bahasa Inggris. Salah satu istilah tersebut adalah falling knife atau pisau jatuh yang berarti sebuah hal penting dalam trading forex.

Istilah Falling Knife dalam Trading Forex

Falling knife atau pisau jatuh adalah istilah yang digunakan saat harga dari suatu mata uang atau aset sedang mengalami depresiasi yang cukup dalam. Istilah pisau jatuh ini adalah ekspresi yang digunakan untuk mencerminkan bahwa harga sedang jatuh drastis atau sedang bergerak turun secara signifikan.

Penggunaan ekspresi pisau dalam konteks ini adalah untuk menekankan bahwa depresiasi yang terjadi saat ini sangat berbahaya. Ekspresi jatuh digunakan sebagai perumpamaan yang tepat mengingat harga aset atau mata uang tersebut sedang jatuh cukup drastis.

Kosa kata ini umumnya digunakan sebagai peringatan untuk tidak membeli suatu aset atau mata uang tersebut saat harganya sedang jatuh. Ekspresi yang sering digunakan dengan kosa kata tersebut umumnya adalah do not try to catch a falling knife yang berarti jangan mencoba menangkap pisau jatuh.

Peringatan dalam Trading

Peringatan tersebut dikeluarkan akibat perumpamaan dan arti harfiahnya yang secara bersamaan adalah aktivitas yang berbahaya. Dalam realita, mencoba menangkap pisau yang jatuh itu berbahaya sama halnya dalam trading, mencoba membeli harga yang sedang jatuh walau berpotensi menguntungkan, sangat berbahaya.

Realitanya walau menguntungkan, strategi membeli saat turun ini adalah strategi yang berisiko. Hal ini disebabkan strategi tersebut hanya bergantung pada harapan saat membeli di bawah, harga akan naik dan menciptakan keuntungan.

Baca juga: GBPUSD Diprediksi Turun Akibat Publikasi Data dan Sisi Teknikal

Kenyataannya mayoritas trader yang menggunakan strategi ini tanpa konfirmasi lainnya umumnya berujung pada kerugian. Bahkan semakin parahnya mayoritas trader berujung pada margin call akibat terlalu percaya diri pada strateginya tanpa pengaturan risiko.

Sehingga, jika  ingin menerapkan strategi ini, lebih baik menggabungkan dengan strategi lain seperti menunggu konfirmasi atau menggunakan strategi averaging down. Hal ini diperlukan agar trader tidak kehilangan seluruh dananya atau mengalami kerugian yang cukup besar.

Tags: