Bitcoin diciptakan sebagai aset yang terdesentralisasi yang seharusnya memberikan kebebasan kepada para pemiliknya secara merata.

Namun, saat ini desentralisasi tersebut terlihat mulai pudar akibat Bitcoin yang terlihat hanya dikendalikan oleh beberapa kelompok pebisnis.

Desentralisasi Bitcoin Pudar

Nyatanya, lebih dari 95% bitcoin dimiliki oleh 2% rekening di dunia. Data ini ditemukan dari Flipside Crypto, sebuah perusahaan riset.

Salah satu contoh nyatanya berasal dari Brian Armstrong, CEO dari Coinbase, salah satu perusahaan yang mengendalikan pangsa pasar terbesar di dunia crypto

Saat ini Coinbase menguasai 11% kapitalisasi crypto dengan 85% dari 11% tersebut berasal dari Bitcoin dan Ethereum. Bitcoin sendiri memiliki persentase yang besar dalam kepemilikan Coinbase yaitu sebesar 72%.

Perusahaan ini sedang mengajukan pelantaian di bursa saham yang berpotensi dapat mendorong kekayaannya untuk terus naik. Dengan kekayaannya yang terus naik, ada kemungkinan kepemilikan Bitcoinnya juga akan bertambah.

Beberapa individu juga menjadi bukti nyata bahwa kepemilikan Bitcoin masih terpusat pada orang yang memiliki kekayaan relatif besar. Contoh individu tersebut adalah Dan Morehead, Barry Silbert, serta Tyler dan Cameron Winklevoss.

Terdorong oleh Rasa Ingin Tahu

Mayoritas pemilik Bitcoin terbesar ini dilihat terdorong akibat keyakinannya dan keberaniannya untuk mengejar rasa ingin mengetahui Bitcoin. Individu dan perusahaan ini menjadi pemilik terbesar akibat terjun lebih dulu dari yang lain.

Beberapa pihak ini berani mempertaruhkan hartanya untuk menjelajahi aset baru yang sebelumnya tidak setenar saat ini. Hasilnya, keberanian tersebut terbayar dan mereka menjadi pemilik terbesar Bitcoin akibat membeli di harga yang relatif masih murah.

Baca juga: Grimes Berhasil Kumpulkan $5,8 Juta dalam 20 Menit akibat NFT

Namun permasalahan ini tetap menjadi penting untung dibahas akibat nampaknya volatilitas Bitcoin masih terpengaruh oleh beberapa pihak ini. Di luar pihak ini, masih ada beberapa individu dan perusahaan lain yang juga berpengaruh.

Namun mengingat masih kecilnya persentase pemegang Bitcoin dalam jumlah yang besar, saat ini sifat desentralisasi belum terlihat jelas. Walau secara naluri masih terdesentralisasi, pergerakannya masih tidak natural akibat bergantung pada beberapa individu dan perusahaan saja.

Sehingga solusinya adalah meningkatkan kesadaran terhadap Bitcoin agar persebarannya lebih merata dan kapitalisasinya semakin meningkat. Karena, dengan itu, maka volatilitas akan menjadi berkurang dan Bitcoin dapat berpotensi menjadi alat tukar sesuai rencana awalnya.

Tags: