PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) masih terus terlihat melakukan ekspansi yang cukup signifikan untuk tahun ini. Tujuannya adalah untuk terus meningkatkan kinerja bersama dengan usaha pemulihan perekonomian dari Covid-19.

Telkom Ekspansi

Telkom baru saja membuat publikasi pernyataan dalam beberapa hari terakhir bahwa perusahaan tersebut akan melaksanakan ekspansi. Salah satu caranya adalah dengan melakukan penganggaran belanja modal sebesar 25% dari target pendapatan tahun ini.

Anggaran ini tergolong relatif besar dengan rencana untuk membuat sebuah kemajuan yang signifikan pada kondisi keuangan. Anggaran tersebut menyesuaikan dengan kondisi pasar yang saat ini sedang memiliki potensial tinggi akibat potensi pemulihan dan kebutuhan masyarakat.

Mengingat perusahaan Telkom bergerak di bidang telekomunikasi, permintaannya terutama dengan banyaknya yang bekerja dari rumah, menjadi semakin meningkat. Hasilnya perusahaan terlihat akan terus mengembangkan kondisinya untuk juga memenuhi permintaan pasar.

Baca juga: Presiden Terbitkan Aturan, Saham BBKP dan ISAT Pindah Kepemilikan

Dana dari anggaran ini dikabarkan akan digunakan untuk ekspansi perusahaan terutama juga untuk investasi jaringan 4G. Ekspansi ini akan dilakukan pada bidang yang berhubungan dengan kebutuhan sinyal dan koneksi internet.

Mengingat kondisi saat ini, nampaknya kedua hal tersebut terlihat menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Sehingga potensi pasar menjadi semakin meningkat, dan dapat menjadi sentimen positif untuk saham perusahaan.

TLKM Masih Terlihat Positif

Setelah beredarnya kabar ini, saham TLKM masih terlihat positif akibat apresiasinya beberapa hari yang lalu. Dalam jangka panjang dengan adanya kabar ini, kemungkinan besar TLKM dapat menjadi saham yang menarik.

Hal ini juga disebabkan TLKM yang nampak menjadi saham pilihan oleh investor asing beberapa pekan terakhir. Sehingga jika dilihat dari analisis teknikal, nampaknya potensi tersebut juga terdukung.

Pergerakan Harian TLKM

Saat ini TLKM masih terlihat bergerak naik dalam pergerakan apresiasi setelah keluar dari pergerakan turun beberapa hari yang lalu. Indikator RSI dan MACD mulai terlihat turun akibat koreksi setelah 22 Februari 2021.

Hal ini disebabkan pada tanggal tersebut TLKM naik secara signifikan yang membuatnya juga keluar dari pergerakan turun. Dapat diasumsikan bahwa pergerakan ini hanya tekanan jual dari pengambilan keuntungan.

Sehingga selama batas bawah pada Rp3.306 kemungkinan besar TLKM masih dapat memiliki potensi untuk terus naik. Saat ini batas atas berada pada Rp3.376 yang jika ditembus dapat terus membawa apresiasi ke sekitar Rp3.610.

Tags: