Salah satu masalah besar dalam dunia crypto adalah rekeningnya yang membutuhkan kata sandi yang eksklusif dan panjang agar aman. Masalah ini telah berujung pada banyaknya pengguna yang lupa akan sandinya yang umumnya berujung pada kehilangan dana akibat tidak dapat mengakses.

Kehilangan Kata Sandi Berarti Kehilangan Dana

Permasalahan ini merupakan salah satu permasalahan besar di dunia crypto, dimana saat ini kasus terbesar sedang dialami oleh Stefan Thomas. Programmer ini memiliki satu rekening melalui perangkat Iron Key yang menyimpan sekitar 7.000 Bitcoin yang saat ini bernilai $220 Juta.

Permasalahan dari sistem ini adalah setelah sepuluh kali percobaan yang gagal, rekening akan terkunci selamanya. Artinya di masa depan tidak ada yang dapat mengakses Bitcoin tersebut yang membuat Bitcoin itu tergolong sebagai Bitcoin yang hilang.

Sejauh ini, Stefan telah mencoba membuka rekeningnya sebanyak delapan kali walau belum berhasiil. Artinya beliau hanya memiliki dua kali percobaan lagi sebelum dananya hilang selamanya.

Walaupun begitu ia tidak terlihat khawatir dan dalam wawancara terakhirnya beliau merasa santai dan yakin akan menemukan sandinya. Kasus ini mencerminkan banyaknya kasus kehilangan yang membuat dana investor tersebut hilang.

Permasalahan Besar dengan Solusi Baru

Hingga saat ini, Bitcoin yang tersimpan di rekening yang kata sandinya hilang, menjadi bagian besar dari kategori Bitcoin yang hilang. Saat ini bagian tersebut mencerminkan 20% dari persediaan Bitcoin yang ada di dunia.

Oleh karena itu beberapa pihak mulai muncul dengan solusi baru yang dapat menyelesaikan permasalahan ini. Hal ini disebabkan masalah tersebut dapat berujung pada kelangkaan Bitcoin sebelum masanya.

Kelangkaan tersebut dapat menjadi masalah akibat dapat mendorong harga naik secara signifikan bahkan berlebihan. Oleh karena itu terdapat potensi apresiasi berlebihan yang dapat berujung pada manipulasi harga.

Baca juga: Ethereum Konsolidasi Potensi Koreksi Semakin Kuat

Salah satu pihak yang mulai menyadari masalah ini adalah Vitalik Butterin, Pendiri dari Ethereum. Ia membuat solusi dimana Ethereum akan menggunakan pihak ketiga untuk menjamin keamanan dari rekening tanpa adanya potensi pembobolan.

Sistem tersebut akan terlihat rumit menurut Vitalik namun akan mulai menyelesaikan permasalahan dari lupanya kata sandi. Namun sistem ini perlu penyesuaian terutama dalam sosialisasinya kepada mayoritas investor, akibat melibatkan pihak ketiga.