Saat ini dana stimulus kedua Amerika masih terlihat terus dibicarakan akibat walau sudah disetujui presiden masih memiliki beberapa rintangan di senat. Namun, perbincangan tersebut membentuk pertanyaan baru mengenai keuntungan yang didapatkan jika dana tersebut diinvestasikan pada Bitcoin.

Dana Stimulus Amerika

Walaupun perdebatan persetujuan dana stimulus ini akan terus berlanjut di 2021 saat ini investor mulai berasumsi dan mengingat kembali dana stimulus pertamanya. Dana stimulus pertama sebesar $1.200 yang diberikan pada April dan Mei 2020, telah membuat investor bertanya-tanya mengenai keuntungan yang bisa diraih jika diinvestasikan pada Bitcoin.

Hal ini disebabkan banyak asumsi bahwa dana tersebut memang mayoritas masuk ke pasar crypto. Salah satu contohnya berasal dari Coinbase yang melaporkan transaksi-transaksi dengan nominal sekitar $1.200 per transaksi.

Kemungkinan besar pihak yang sudah menginvestasikan dananya di Bitcoin akan sangat senang mengingat apresiasinya. Sejak saat itu hingga sekarang, Bitcoin telah naik sekitar $20.000 yang membuat aset ini menjadi salah satu aset utama di 2020.

Bitcoin Menjadi Tujuan

Salah satu analis Bitcoin menyatakan bahwa, jika pada saat itu penerima dana stimulus menginvestasikan seluruh dananya sebesar $1.200 saat ini nilainya akan naik menjadi sekitar $5.000. Apresiasi ini juga menandakan bahwa banyak pihak yang mulai sadar terhadap kekuatan Bitcoin sehingga membuat harganya terus naik.

Namun, analis ini juga tetap menekankan pentingnya diversifikasi akibat jika bergantung hanya pada satu aset, ada kemungkinan kerugian yang tinggi. Pernyataan ini ia katakan bukan untuk merendahkan Bitcoin, namun sebagai peringatan akibat belum stabilnya Bitcoin.

Tetapi kenyataannya, saat perekonomian Amerika sedang kesulitan, Bitcoin masih terlihat terus kuat. Hal ini juga menandakan bahwa mayoritas masyarakat sudah mulai percaya terhadap Bitcoin sebagai pelindung kekayaan.

Baca juga: Swedia dan Norwegia Menjadi Penambang Terbesar Crypto!

Oleh karena itu, mengingat beberapa pihak yang mulai terjun juga termasuk institusi besar, ke depannya Bitcoin akan terus berjaya. Tetapi jika institusi kehilangan ketertarikan terhadap Bitcoin, ada kemungkinan kerugian yang besar seperti yang terjadi pada Minyak saat pandemi.

Hal ini disebabkan banyak asumsi bahwa saat ini Bitcoin sudah terlalu besar untuk jatuh. Tetapi mengingat apa yang terjadi pada Minyak dimana harganya jatuh lebih dari 100%, apa pun dapat terjadi di pasar keuangan.

 

Tags: