Kinerja Kripto Teratas Sepanjang Kuartal II 2022, Check it out~!

Kuartal kedua 2022 menjadi salah satu kuartal yang buruk , karena banyak aset kripto dalam ekonomi mata uang digital memiliki nilai yang jauh lebih rendah daripada tiga bulan lalu.

Ternyata di tengah kuartal yang buruk, tak seluruh aset kripto mengalami kerugian besar. Dilansir dari Bitcoin.com, Senin (25/7/2022), berikut performa deretan kripto teratas sepanjang kuartal 2 2022.

Bitcoin (BTC)

Selama kuartal kedua 2022, bitcoin (BTC) misalnya, merosot 42,92 persen nilainya terhadap dolar AS. Pada kuartal kedua, Bitcoin sempat turun hingga kisaran USD 20.000 atau sekitar Rp 299,5 juta. Padahal token terbesar di dunia itu sempat berada di harga USD 40.000 pada awal 2022.

Ethereum (ETH)

Statistik juga menunjukkan ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, kehilangan 47,24 persen selama tiga bulan terakhir. Sementara sebagian besar kerugian ekonomi kripto berasal dari dua aset kripto yang disebutkan di atas, berbagai macam mata uang digital dengan posisi teratas telah kehilangan nilai besar.

Binance Coin (BNB)

Namun, Binance coin (BNB), kripto jaringan Binance Smart Chain hanya turun 33,67 persen di Q2, yang menjadikan BNB berkinerja terbaik selama kuartal kedua di antara sepuluh aset kripto jajaran teratas. Penurunan 42 persen BTC adalah kinerja pasar terbaik kedua dari sepuluh besar.

Baca juga: Pemerintah Dubai Pindah Kantor ke Metaverse?!

Cardano (ADA)

Kemudain Cardano (ADA) berhasil menangkap kinerja pasar terbaik ketiga sepuluh besar di Q2. ADA kehilangan nilai 45,49 persen terhadap dolar AS dalam tiga bulan. Sedangkan, XRP kehilangan 48,99 persen di Q2, sementara dogecoin (DOGE) kehilangan 48,51 persen. Solana (SOL) adalah sepuluh besar pemain pasar terburuk karena kehilangan 59,19 persen selama kuartal kedua 2022.

Token Tak Dikenal Cenderung Meroket

Sebagian besar aset kripto berkinerja terbaik Q2 yang tidak berada di posisi sepuluh besar adalah mata uang digital yang relatif tidak dikenal. Keuntungan terbesar yang tercatat di Q2.

Kenaikan itu diamankan oleh token seperti smartofgiving (AOG), diikuti oleh pitbull (PIT), dan bosagora (BOA). Penampilan terburuk di Q2 termasuk bluesparrow, piedao, dan terra luna classic.

Ratusan koin dari 13.414 aset kripto yang diperdagangkan di 514 bursa di seluruh dunia telah kehilangan lebih dari 90 persen nilainya di Q2.

Sebaliknya, hanya ada beberapa lusin aset kripto yang berkinerja baik dibandingkan dengan ratusan koin yang kehilangan nilainya selama kuartal kedua. Selama tiga bulan terakhir saja, sebanyak USD 930 miliar telah meninggalkan ekonomi kripto.

Sumber

Baca juga: