Dalam melakukan transaksi saham, ada beberapa cara yang dilarang oleh ajaran Islam. Saat ini, pergerakan investasi dengan cara halal sudah mulai berkembang di Indonesia.

Mengingat 80,7% penduduk Indonesia adalah individu yang beragama Islam, perkembangan sektor syariah masih terus meningkat dan pasar modal nampaknya juga ikut serta.

Oleh karena itu, mulai banyak anggota bursa atau broker, yang menyediakan SOTS atau Sharia Online Trading System. SOTS ini sendiri merupakan wadah sistem yang memastikan transaksi dan investasi saham dilakukan secara halal yaitu sesuai ajaran Islam.

Mengenal SOTS

Hal yang membedakan wadah sistem transaksi SOTS dengan wadah biasa adalah dalam sistemnya yang memastikan seluruh transaksi berjalan secara halal. Oleh karena itu, dalam transaksi melalui SOTS seluruh transaksi akan selalu memenuhi empat fitur utamanya.

Fitur pertama dari empat fitur tersebut adalah seleksinya dalam saham yang dapat ditransaksikan di wadah tersebut. Saham yang dapat ditransaksikan di SOTS hanya saham-saham yang sudah tergolong halal.

Fitur kedua adalah transaksi saham hanya dapat dilakukan dengan cash atau secara kontan tanpa adanya utang. Sehingga dalam SOTS tidak diperbolehkan adanya margin trading, akibat hal ini menyebabkan ketidakpastian dalam kepemilikan saham yang dilarang dalam Islam.

Baca juga: Matahari Akuisisi 16% Kepemilikan Bank Nationalnobu

Fitur Ketiga adalah tidak diperbolehkan adanya transaksi saham dengan short selling atau transaksi dengan saham yang bukan milik investor. Hal ini juga dilarang dalam Islam karena menyebabkan ketidakpastian dalam kepemilikan, sehingga wadah SOTS tidak memberikan pilihan tersebut.

Fitur Keempat adalah laporan kepemilikan saham syariah dipisah dengan kepemilikan uang sehingga saham syariah yang dimiliki tidak dihitung sebagai modal atau uang. Hal ini juga diberikan oleh SOTS untuk memastikan semua hal jelas.

Seluruh hal yang diimplementasikan dalam SOTS adalah peraturan yang disesuaikan agar menjauhi tiga larangan utama dalam Islam mengenai transaksi. Tiga hal tersebut adalah Riba, Gharah atau ketidakpastian, dan juga kedzaliman dan ketidakjelasan atau Maysir.

Sharia Online Trading System di Indonesia

Hingga saat ini, terdapat 18 broker atau anggota bursa yang menyediakan SOTS sehingga transaksi dalam wadah tersebut dipastikan sesuai dengan kaidah Islam. Namun, ada beberapa anggota bursa atau broker lainnya yang memberikan jasa perdagangan saham dengan preferensi syariah.

Sehingga walau terdapat preferensi syariah dalam wadahnya, cara yang tidak sesuai ajaran Islam masih dapat dilakukan. Selain itu, dalam beberapa wadah tersebut, saham yang tidak tergolong syariah juga masih dapat ditransaksikan sehingga belum murni SOTS.

Berikut adalah tabel yang diambil dari Bursa Efek Indonesia mengenai 18 broker yang menyediakan wadah SOTS:

1 PT Indo Premier SekuritasIPOT Syariahwww.indopremier.com
2 PT Mirae Asset SekuritasHOTS Syariahwww.miraeasset.co.id
3 PT BNI Sekuritase-Smart Syariahwww.bnisekuritas.co.id
4 PT Trimegah Sekuritas Tbk.iTrimegah Syariahwww.trimegah.com
5 PT Mandiri SekuritasMOST Syariahwww.most.co.id
6 PT Panin Sekuritas Tbk.POST Syariahwww.pans.co.id
7 PT Phintraco SekuritasPROFITS Syariahwww.profits.co.id
8 PT Sucor SekuritasSPOT Syariahhttps://sucorsekuritas.com/
9 PT FAC SekuritasFAST Syariahwww.facsekuritas.co.id
10 PT MNC SekuritasMNC Trade Syariahwww.mncsekuritas.id
11 PT Henan Putihrai SekuritasHPX Syariahwww.hpfinancials.co.id/hps
12 PT Philip Sekuritas IndonesiaPOEM Syariahwww.poems.co.id
13 PT RHB SekuritasRHB Trade Smart Syariahhttps://rhbtradesmart.co.id/
14PT Samuel SekuritasSTAR Syariahhttps://samuel.co.id/
15PT Maybank Kim Eng SekuritasKE Trade Syariahhttps://www.maybank-ke.co.id/
16PT OSO Sekuritas IndonesiaOSO Trader Syariahhttp://www.oso-securities.com
17PT Kresna SekuritasKresna Trader Syariahhttp://www.kresnasecurities.com
18PT Danareksa SekuritasDanareksa Online Trading Syariahhttp://danareksasekuritas.co.id/

Tabel diambil dari idx.co.id

Oleh karena itu, investor yang ingin bertransaksi secara syariah, terdapat 18 broker yang mempermudah transaksi tersebut. Sehingga, untuk yang memiliki preferensi syariah, seluruh transaksi dapat dilakukan secara halal dan jauh dari larangan Islam.

Mengingat kondisi lingkungan syariah yang nampaknya akan terus berkembang di Indonesia, kemungkinan broker tersebut akan terus bertambah ke depannya. Sehingga semakin banyak orang yang dapat mencari keuntungan secara halal di Pasar Modal Indonesia.

Tags: