Hang Seng Index (HSI) naik setelah suku bunga pinjaman strategis China dipangkas sekali lagi. Sebelumnya di hari ini, bank sentral China mengumumkan penurunan suku bunga pada LPR 1 dan 5 tahun masing-masing sebesar 10bps dan 5bps. Hal ini terjadi sebagai tanggapan terhadap tantangan ekonomi yang dihadapi negara dengan menurunkan biaya pinjaman dan merangsang pertumbuhan. Wabah Omicron semakin mengurangi aktivitas ekonomi karena China menerapkan pendekatan tanpa toleransi terhadap COVID-19. Sektor properti telah menjadi kutukan dari sistem keuangan China baru-baru ini. Hal tersebut berasal dari bencana Evergrande tetapi rotasi pelonggaran saat ini dapat membantu dalam mengubah pasar properti China.

Saham teknologi menguat setelah pengumuman. Sementara satu-satunya sektor yang merah hari ini adalah energi sebagai akibat dari penurunan harga minyak mentah (lihat grafik di bawah). Kemungkinan pemotongan lebih lanjut selama beberapa bulan ke depan sangat mungkin. Hal tersebut meninggalkan lingkungan yang sangat mendukung untuk saham China dalam jangka pendek.

Ringkasan Sektor Hang Seng Index (HSI)

Sumber: DailyFX

Baca juga: Luncurkan Indeks IDX MES-BUMN 17 , BEI Jelaskan Isinya

Analisis Teknikal

Grafik Harian Hang Seng Index (HSI)

Sumber: DailyFX

Price action pada grafik harian Hang Seng Index (HSI) menunjukkan kenaikan mendekati Fibonacci 23,6% di 25040. Diambil dari tertinggi Januari 2018 – terendah Maret 2020. Penembusan di atas area confluence ini pada gilirannya akan membuka target resistance berikutnya dan dengan kondisi fundamental yang mengakomodasi, sulit untuk melihat mengapa ini tidak akan terjadi.

Level Resistance:

  • 26000
  • EMA 100 hari (kuning)
  • 25040

Level support:

  • 23928
  • 22424

 

Sumber

Baca juga: Protokol DeFi Indexed Finance Diretas Sebesar $16 Juta, Hacker Sudah Diidentifikasi