Elnusa kembali meraih sertifikasi International Organization for Standardization atau ISO yang berlaku untuk tiga tahun ke depan. Tujuan kembalinya terdapat sertifikasi ini adalah untuk meningkatkan kinerja dan juga dasar ukur kualitas kinerja.

Elnusa Kembali Meraih Sertifikasi ISO

PT Elnusa Tbk (ELSA) kembali meraih sertifikasi ISO Series, Sistem Manajemen Terintegrasi, pada awal Oktober 2020. Proses audit eksternal sertifikasi ulang ini telah selesai dilakukan dan berlaku untuk tiga tahun ke depan. Sertifikasi tersebut merupakan bukti nyata dari ELSA dalam meningkatkan kinerja dan menerapkan dasar ukur layanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa ELSA maupun pemegang saham atau pemegang kepentingan lainnya.

Head of Corporate Communications dari Elnusa, Wahyu Irfan, mengatakan bahwa meraih kembali sertifikasi ISO Series Sistem Manajemen Terintegrasi ini merupakan bentuk komitmen ELSA untuk terus memberikan layanan jasa energi yang berkualitas baik. Selain itu, hal ini merupakan bagian untuk terus melakukan upaya perbaikan serta peningkatan yang berkesinambungan dalam proses bisnis.

Terdapatnya kembali Sertifikasi ISO Series ini meliputi ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu, ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan, ISO 45001:2018 Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta ISO 55001:2014 Sistem Manajemen Aset. Sedangkan ISO 37001: 2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan telah diraih ELSA pada 12 Agustus 2020.

Komitmen Peningkatan Kualitas

Berdasarkan penilaian auditor eksternal, ELSA, disimpulkan telah menjalankan sistem manajemen ISO Series dengan baik. Hal ini didasari dari tidak adanya temuan permasalahan besar dalam sistem. Sehingga, ELSA berhak kembali mendapatkan sertifikasi ISO Series yang ada. ELSA juga secara konsisten menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dalam menjalankan aktivitas perusahaan. Bukti nyatanya adalah melalui perolehan sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

Perolehan sertifikasi ini merupakan komitmen tinggi ELSA dalam menjalankan bisnis yang profesional, sesuai tata kelola perusahaan yang baik, dan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi penyuapan yang kemungkinan terjadi di lingkungan kerja. Pihak perusahaan menyatakan bahwa sistem manajemen anti penyuapan berbasis ISO ini akan menjadi panduan ELSA. Panduan yang dimaksud adalah dalam mengimplementasikan dan meningkatkan berbagai langkah untuk mencegah, mendeteksi, maupun mengatasi penyuapan.

Baca juga: Vale Indonesia Divestasi Saham, Memperoleh Dana Rp 5,52 Triliun

Pihak perusahaan berharap dapat terus meningkatkan kredibilitas pelanggan maupun  seluruh pemegang saham dan pemegang kepentingan lainnya. Selain itu, ELSA berkomitmen untuk terus menjalankan bisnis dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Perusahaan berharap dengan adanya penerimaan kembali berbagai ISO Series ini, kepercayaan pelanggan dan publik terhadap ELSA akan meningkat. Kabar ini berpotensi menjadi sentimen positif untuk saham dari ELSA sendiri. Sehingga, kemungkinan besar, saham ELSA masih akan terus bergerak naik sesuai pergerakannya sejak 2 Oktober 2020.

Dilansir dari Kontan

Tags: