Data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika dikabarkan telah dipublikasi kemarin, Rabu, 13 Januari 2021, pada pukul 20.30 WIB. Hasilnya data tersebut memperlihatkan bahwa IHK Amerika mengalami apresiasi walau belum signifikan.

Data Indeks Harga Konsumen Amerika Naik

Kemarin, data menunjukkan bahwa terjadi apresiasi sekitar 0,2% dalam data Indeks Harga Konsumen Amerika. Apresiasi ini terlihat secara bulanan dimana Amerika pada Bulan Desember 2020 kemarin mengalami peningkatan.

Walau terlihat belum signifikan, pencapaian ini merupakan sebuah hal yang perlu diketahui. Hal ini disebabkan data IHK mengukur perubahan harga jumlah barang dan jasa yang dikonsumsi.

Jika terjadi perubahan harga yang positif berarti terjadi kenaikan harga pada barang dan jasa yang beredar di masyarakat. Apa bila terjadi apresiasi dalam harga, kemungkinan besar terjadi peningkatan dalam konsumsi akibat dari hukum permintaan dan penawaran.

Jika terjadi apresiasi dalam konsumsi berarti daya beli dari masyarakat juga naik yang merupakan hal positif bagi Amerika. Hal ini disebabkan hingga saat ini, Amerika masih terdampak oleh pandemi Covid-19 dan juga instabilitas politik yang menekan perekonomiannya.

Namun, data ini menunjukkan bahwa perekonomian Amerika sudah mulai berusaha pulih. Hal ini menjadi pertanda positif bahwa akan mulai muncul sentimen positif tambahan terhadap perekonomian Amerika.

Dampak Terhadap Dolar Amerika

Hasilnya Dolar Amerika juga akan terdampak secara positif akibat sentimen persepsi positif terhadap perekonomiannya. Kemungkinan besar saat ini dengan adanya apresiasi dari sentimen positif, nilai Dolar Amerika juga akan terapresiasi.

Walaupun IHK inti menunjukkan depresiasi, data IHK ini menjadi pendorong utama bersama sentimen lain yang sedang dirasakan Dolar Amerika. Akibat sentimen apresiasi nilai tambah dari surat utang Amerika dan dana stimulus, kemungkinan besar Dolar Amerika masih akan terus menguat.

Baca juga: USDCAD Berusaha Naik dengan Pemulihan Dolar Amerika

Hal ini disebabkan IHK inti hanya akan mengukur data barang dan jasa dikurangi pangan dan energi yang merupakan dua barang inti untuk mengukur daya beli. Mengingat masih banyaknya data yang akan menjadi sentimen positif, kemungkinan ke depannya Dolar Amerika masih akan terdorong.

Oleh karena itu, mengingat saat ini Dolar Amerika masih akan terus naik, pasar keuangan akan mulai terdisrupsi terutama aset yang tergolong berisiko. Namun sentimen positif ini menjadi baik akibat adanya potensi pemulihan dari depresiasi yang cukup signifikan beberapa bulan terakhir.

 

Tags: