Pengusaha nasional dan pendiri CT Corp, Chairul Tanjung menambah kepemilikan saham di emiten maskapai BUMN. Saham tersebut adalah saham PT Garuda Indonesia Tbk., (GIAA) senilai Rp 317,23 miliar melalui PT Trans Airways.

Chairul Tanjung Beli Saham Garuda

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan GIAA kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Trans Airways mengambil alih kepemilikan saham Garuda. Saham yang diambil alih adalah saham yang dimiliki oleh Finegold Resources.

Keseluruhan jumlah yang diambil alih tersebut adalah sebanyak sebanyak 635.739.990 saham dengan harga pelaksanaan Rp 499 per saham. Transaksi pembelian terjadi pada 6 Mei 2021, yang menarik perhatian mayoritas investor pasar saham Indonesia.

Transaksi ini lebih tinggi dari harga penutupan perdagangan saham GIIA pada Kamis pekan lalu yang berada di level Rp 324 per saham. Harga Saham GIAA mengalami apresiasi yang cukup signifikan setelah kabar tersebut beredar.

Baca juga: MIND ID IPO, Ini Beberapa Kejelasan Mengenai Rencana Tersebut

Apresiasi terutama terlihat pada awal pekan ini dimana harganya naik sekitar 1,25%. Hari ini, walau mayoritas saham bergerak turun, GIAA berhasil berada di posisi apresiasi yang membuka jalan untuk apresiasi ke depannya.

Dikabarkan bahwa tujuan dari transaksi ini adalah untuk investasi langsung dengan status kepemilikan saham langsung. Sehingga dapat diketahui bahwa Chairul Tanjung melakukan pembelian ini untuk menambah kepemilikan investasi pribadinya.

Komposisi Kepemilikan

Dengan pembelian saham tersebut, porsi kepemilikan saham Garuda yang dimiliki Trans Airways meningkat menjadi 7.316.798.262 saham atau setara 28,26% dari sebelumnya 6.681.058.272 saham atau setara 25,81%.

Setelah transaksi ini, komposisi pemegang saham Garuda Indonesia sebesar 60,54% digenggam oleh pemerintah, Trans Airways tercatat sebesar 28,26%, dan pemegang saham publik 11,2%.

Informasi saja, Trans Airways membeli 10,88% saham Garuda pada 2012 lalu senilai Rp 1,53 triliun. Garuda listing atau tercatat pertama kali di Bursa Efek Indonesia pada 11 Februari 2011 dengan harga penawaran umum perdana saham Rp 750 per saham.

Pada perdagangan Selasa ini, harga saham GIAA terpantau naik 1,25% ke level Rp 324 per saham. Sejak awal tahun, saham GIAA masih terkoreksi 19,40%.

Tags: