Harga Bitcoin Turun Lagi!

Mengawali Juli 2022, harga Bitcoin dan kripto jajaran teratas terpantau melanjutkan koreksi yang cukup dalam pada Jumat (1/7/2022). Mayoritas kripto teratas kompak di zona merah.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Jumat (1/7/2022) pagi, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) melemah 7,16 persen persen dalam 24 jam dan 9,62 persen sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 18.812 per koin atau setara Rp 280,8 juta (asumsi kurs Rp 14.928 per dolar AS).

Ethereum (ETH) juga masih ambles pagi ini. Selama 24 jam terakhir, ETH turun 8,21 persen dan 9,84 persen dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.023 per koin.

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) juga tertahan di zona merah. Dalam 24 jam terakhir BNB melemah 4,48 persen dan 6,92 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga USD 212,25 per koin.

Baca juga: Pasar Kripto Menguat, Kapitalisasi Pasar Bitcoin Naik 2,47%

Kemudian Cardano (ADA) pagi ini juga harus masih terkoreksi. Dalam satu hari terakhir ADA terkoreksi 5,65 persen dan 6,98 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,4433 per koin.

Adapun Solana (SOL) juga masih terpuruk. Sepanjang satu hari terakhir SOL melemah 6,60 persen dan 14,67 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level USD 31,99 per koin.

XRP tetap melemah pagi ini. XRP turun 3,32 persen dalam 24 jam terakhir dan 3,41 persen dalam sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga USD 0,3214 per koin.

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama menguat 0,01 persen. Dengan begitu membuat USDT berada di level USD 0,9989 dan USDC dihargai USD 1,00.

Sedangkan Binance USD (BUSD) melemah 0,27 persen dalam 24 jam terakhir yang membuat harganya turun sedikit ke level USD 0,9993.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto kembali melemah cukup besar pada hari ini yaitu di level USD 852,2 miliar dari hari sebelumnya di level USD USD 904,1 miliar.

Sumber

Baca juga: Aset Kripto Menguat di Awal Maret