Anak Usaha Jasa Marga dikabarkan akan segera melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Dikabarkan bahwa anak usaha ini adalah salah satu anak usaha yang memiliki fungsi untuk operasional di luar jalan tol.

Anak Usaha Jasa Marga Dikabarkan Siap IPO

Emiten pengelola jalan tol BUMN, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), mengumumkan rencana mengantarkan anak usahanya IPO. Anak usaha ini adalah PT Jasamarga Related Business (JMRB) yang memiliki konsentrasi bisnis di luar jalan tol.

Sekretaris Perusahaan Jasa Marga, Agus Setiawan, mengatakan bahwa saat ini perseroan memang memiliki beberapa lini bisnis. Salah satu lini bisnis tersebut memiliki tujuan, untuk pengembangan bisnis di kawasan sekitar jalan tol dan usaha lainnya milik perseroan.

Tujuan terakhir dari langkah ini adalah untuk dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. Sehingga menurut Agus, melalui PT Jasamarga Related Business hal ini dapat terjadi, sehingga dibutuhkan suntikan dana melalui IPO.

Menurut Agus, saat ini PT JMRB masih dalam tahap persiapan awal dengan melakukan kajian terkait proses menjadi perusahaan publik tersebut. PT Jasamarga Related Business merupakan salah satu anak usaha Jasa Marga yang bergerak di bidang usaha lainnya, atau non-jalan tol.

Kondisi JMRB

Informasi tersebut didapatkan melalui situs resmi dari Jasa Marga yang juga memperlihatkan perkembangan perusahaannya.  Dalam perkembangannya, JMRB yang bertransformasi dari PT Jasamarga Properti, telah mengembangkan usahanya.

Perkembangan usaha ini telah berhasil mendukung bisnis inti induk usaha, yakni pengembangan wilayah di sekitar jalan tol. Saat ini, perseroan juga memiliki lini bisnis yang cukup luas yang tersebar di beberapa bidang di luar jalan tol.

Baca juga: Laba BTON Naik 157% Walau Pendapatan Perusahaan Turun

Beberapa bidang tersebut mencakup pengembangan properti, pengembangan dan pengelolaan rest area di seluruh Indonesia, pengelolaan unit iklan dan utilitas, pengembangan bisnis digital, serta building management.

Oleh karena itu, walau sudah berkembang dengan baik, setelah proses penawaran publik, kemungkinan masih akan banyak perencanaan strategis yang perlu dilakukan. Sehingga, perseroan akan menjalankan beberapa perencanaan agar dana yang terkumpul digunakan secara efisien.

Kemungkinan besar, saham ini akan melompat tinggi bersama dengan saham JSMR yang kemungkinan akan pulih setelah pandemi. Sehingga investor diharapkan bersiap agar dapat ikut serta dalam pembelian saham ini, mengingat potensi sektornya yang juga kuat.

Dilansir dari CNBC Indonesia

 

Tags: