Saham ASII diprediksi akan terus naik bersama dengan pemulihan dari pasar keuangan yang nampaknya sedang didorong banyak sentimen positif. Apresiasi ini juga akan datang dengan mulai pulihnya sektor otomotif setelah kuartal ketiga 2020.

Saham ASII Masih Terus Naik

Sentimen dunia saat ini nampaknya masih terlihat berpihak pada aset-aset keuangan yang berisiko, seperti pasar saham. Sentimen ini datang terutama dari Amerika yang memberikan harapan baru kepada kondisi stabilitas politik dan perdagangan internasional dengan adanya presiden baru.

Saat ini, sentimen tersebut telah berdampak positif dengan mengangkat mayoritas pasar keuangan di dunia. Secara historis, dengan adanya pergantian presiden Amerika, IHSG umumnya juga ikut terdampak akibat angin segar dari investor asing.

Hal ini terlihat dari pola terpilihnya presiden baru seperti saat Obama terpilih dan saat Trump terpilih. IHSG terlihat selalu terapresiasi jika dilihat secara historis dan nampaknya dengan adanya Joe Biden, apresiasi tersebut akan terulang.

Baca juga: PTPP Amankan Kontrak Senilai Rp 17,42 Triliun Hingga November

Dengan adanya sentimen positif dari vaksin dan juga omnibus law yang akan mengangkat aliran modal masuk ke Indonesia, nampaknya IHSG sendiri akan terus naik. Selain itu, dengan mulainya pulih perekonomian akibat pelonggaran pembatasan, beberapa sektor akan mulai naik, seperti otomotif.

Sektor otomotif sendiri terlihat terapresiasi setelah data penjualannya mencatat peningkatan di kuartal ketiga bersama data produksi yang naik 172%. Selain itu, jika dilihat dari salah satu perusahaan otomotif yaitu ASII, penjualannya juga mencatatkan laba Rp 1,1 Triliun setelah rugi di kuartal kedua sebesar Rp 1,2 Triliun.

Analisis Apresiasi

Oleh karena itu, nampaknya saham ASII akan terus mengalami apresiasi bersama dengan pemulihan sektor otomotif. Apresiasi ini juga sudah terlihat sejak dua pekan yang lalu dimana saham ASII terus naik secara garis besar.

Pergerakan Harian ASII

Dapat dilihat bahwa saat ini harga masih terus terlihat naik walau sedang mengalami koreksi kecil. Diprediksi bahwa dengan positifnya kondisi pasar saat ini, saham akan terus naik menuju Rp 7.025 dalam jangka panjang.

Apresiasi ini terlihat dari divergence antara RSI dan grafik serta Indikator MACD yang terlihat juga akan cross kembali ke atas. Dengan harga yang juga terlihat naik dari titik 0.5 dan 0.618 Fibonacci yang umumnya dianggap rasio emas, apresiasi nampaknya masih akan kuat.

Sehingga, kemungkinan besar, walau akan terjadi koreksi, ke depannya ASII masih akan terus naik. Namun, jika turun, saat ini batas bawah pengamannya berada pada Rp 5.559.

Tags: