IHSG dibuka menguat pada Hari Selasa 30 Juni 2020, akibat adanya sentimen positif dari indeks saham global. Pada hari ini, IHSG naik dari penutupan kemarin yaitu dari Rp 4.894,75 menjadi Rp 4.927,19 pada pembukaan hari ini.

IHSG Dibuka Menguat

Hari ini, IHSG dibuka menguat akibat adanya pendorong dari indeks-indeks saham global. Penguatan ini terjadi setelah kemarin malam indeks saham Amerika Dow Jones mengalami peningkatan besar akibat adanya dorongan positif dari data penjualan rumah tertunda yang dikeluarkan oleh Amerika. Akibat data ini, investor menjadi berubah dalam persepsinya terhadap perekonomian menjadi positif. Hal ini disebabkan oleh data ini yang berpotensi menandakan kondisi ekonomi yang membaik. Setelah adanya data ini, Dow Jones mengalami peningkatan lebih dari 2% akibat dorongan dari saham Boeing.

Kenaikan dalam indeks ini mendorong kepercayaan mayoritas investor di seluruh dunia dan membuat adanya peningkatan di beberapa indeks saham di Benua Asia. Di Jepang, indeks Nikei 225 mengalami peningkatan dan mulai mendekati batas atas harga dari fase konsolidasi selama dua minggu. Di Hong Kong, Indeks Hangseng mengalami kenaikan kecil walau masih terjebak dalam fase konsolidasi.

Adanya kenaikan dari indeks saham Amerika, memberikan sentimen positif terhadap pasar akibat meningkatnya kepercayaan kembali kepada pasar. Sehingga, nampaknya indeks saham di Asia, yang sedang mengalami konsolidasi, dapat mengalami peningkatan dan keluar dari fase konsolidasi, termasuk IHSG.

Pergerakan IHSG

Dapat dilihat bahwa IHSG masih terjebak dalam fase konsolidasi selama beberapa pekan terakhir.

Pergerakan Harian IHSG

Dapat dilihat bahwa dalam Bulan Juni, IHSG terjebak dalam fase konsolidasi dengan penutupan pada hari kemarin yang menununjukkan penutupan yang lebih rendah. Namun, dengan adanya kabar dari indeks saham global, ada kemungkinan IHSG akan tutup lebih tinggi pada hari ini. Hal ini dilihat dari pembukaan hari ini yang lebih tinggi, ditambah sumbu bawah yang sangat panjang pada pergerakan kemarin. Sumbu panjang tersebut menandakan bahwa harga gagal untuk jatuh lebih dalam sehingga ada kemungkinan pertanda pergerakan ke atas.

Sehingga, pada hari ini ada kemungkinan IHSG akan menyentuh batas atas konsolidasi bahkan menembusnya. Namun, segala pergerakan harga masih harus dipantau mengingat IHSG yang baru dibuka. Namun, perkiraan kedepannya masih terlihat akan terjadi fase konsolidasi akibat belum adanya dorongan yang kuat untuk investor menanamkan uangnya di pasar modal Indonesia kembali. Dengan adanya virus Covid-19 yang masih meningkat, nampaknya IHSG belum akan terlihat keluar dari konsolidasi.

Baca juga: Rupiah Terlihat Melemah Akibat Gelombang Kedua Covid-19

 

 

Tags: