China Geser Posisi Amerika di Asia Tenggara
China Geser Amerika dari Asia Tenggara? Dalam lima tahun terakhir, pengaruh Amerika Serikat (AS) di Asia Tenggara mulai luntur, sementara […]
Saat ini Bitcoin masih terus terdorong oleh sentimen negatif yang membawa harganya untuk terus turun. Sentimen negatif ini adalah Dolar Amerika yang terlihat terus menguat sehingga mulai menggoyahkan apresiasi Bitcoin.
Walau mayoritas analis menyatakan bahwa koreksi ini masih wajar dan sehat, banyak yang mulai khawatir sampai kapan koreksi ini akan berlanjut. Hal ini disebabkan hingga pasar derivatif yang mengalami koreksi cukup dalam.
Bitcoin kemarin mengalami koreksi yang lebih dalam hingga membawa harganya menuju $30.200 hanya dalam beberapa jam saja. Koreksi ini diperkirakan mulai terjadi akibat tekanan dari institusi yang mulai melikuidasikan sebagian posisinya.
Hasilnya Bitcoin saat ini sedang mengalami pergerakan turun yang cukup drastis, namun mayoritas akibat dari Dolar Amerika yang menguat. Dolar Amerika yang saat ini menguat membuat mayoritas aset keuangan berisiko sedang mengalami depresiasi.
Baca juga: Bitcoin Terkoreksi Dalam Hari Ini Walau Sebelumnya Sentuh $41.000
Hal ini disebabkan sifat asli dari Dolar Amerika yang merupakan aset pelindung terhadap risiko yang jika naik berarti kondisi aset berisiko akan turun. Aset-aset lain seperti pasar saham juga terlihat turun bersama pasar crypto akibat apresiasi Dolar Amerika ini.
Hasilnya saat ini banyak yang sedang mengalami koreksi terutama mengingat ketakutan yang meningkat oleh investor ritel. Sehingga saat ini Bitcoin masih terus terkoreksi bahkan terlihat dari hari ini.
Hingga saat ini, pergerakan harga masih memperlihatkan koreksi yang cukup dalam terutama dari sisi teknikal. Potensi koreksi yang lebih dalam ini terlihat dari candlestick harian yang masih merah bersama candlestick 1 Jam yang terlihat membentuk pola koreksi dalam.
Pergerakan 1 Jam Bitcoin
Saat ini dapat dilihat bahwa terbentuk pola double top bersama divergence antara Indikator RSI dan harga yang umumnya menunjukkan potensi depresiasi. Walaupun begitu, Indikator MACD masih mendukung apresiasi akibat belum menunjukkan potensi koreksi kembali.
Tetapi pola harga tersebut memperlihatkan potensi koreksi yang kuat akibat saat ini juga harga masih gagal untuk kembali menembus $34.752. Kemungkinan besar tujuan selanjutnya jika kembali koreksi adalah pada $33.951 sebelum terus turun kembali.
Namun mengingat saat ini potensi menuju dua arah masih sangat mungkin, ke depannya pergerakan masih akan sulit diprediksi. Tetapi mayoritas analis di pasar masih melihat kemungkinan bahwa koreksi masih akan bertahan lama, bahkan menyentuh $16.000.
China Geser Amerika dari Asia Tenggara? Dalam lima tahun terakhir, pengaruh Amerika Serikat (AS) di Asia Tenggara mulai luntur, sementara […]
Nilai tukar rupiah di pasar spot melemah kembali sebesar 0,13% menjadi Rp15.000/US$ pada perdagangan hari ini, Rabu (31/5/2023). Pelemahan ini […]
Harga bitcoin (BTC) turun di bawah $28.000 selama sesi jam perdagangan AS pada hari Selasa (30/05). Akan tetapi, harga bitcoin […]
Apa itu Filecoin? Filecoin adalah jaringan peer-to-peer yang menyimpan file, menawarkan insentif ekonomi dan kriptografi bawaan untuk memastikan file disimpan dengan […]
Turis asing yang menggunakan kripto sebagai alat pembayaran di Bali akan “ditindak tegas,” otoritas setempat telah memperingatkan. Berbicara pada konferensi […]
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak pernah mengalami penguatan selama sebulan terakhir. Hal ini disebabkan oleh debt […]
© 2020 Trader Harian. 3th Floor, WTC 3, Jl. Jend. Sudirman, Kav 29-31, Jakarta, Indonesia 12920.