twitter.com

Dogecoin (DOGE) akhirnya resmi mendarat di Coinbase. Ini sesuai “janji” bursa raksasa asal Amerika Serikat itu pada 14 Mei 2021 lalu. Elon Musk sepertinya “menyambut baik” langkah itu. Diperdagangkannya Dogecoin di Coinbase akan menambahkan “nuansa gila” terhadap kripto dukungan Elon Musk dan Mark Cuban itu. Kala itu Coinbase mengungkapkan Dogecoin akan diperdagangkan pada 6 pekan mendatang. Hal itu tertuang di laporan pendapatan kuartal pertama 2021 perusahaan itu.

Pasalnya Coinbase adalah juga bursa ternama dan berpengaruh di AS, tempat Tesla dan MicroStraregy membeli Bitcoin (BTC) mereka. Elon misalnya kian lekat dengan lead developer Dogecoin, untuk mengembangkan blockchain Dogecoin menjadi lebih efisien untuk pembayaran.

Beberapa jam lalu Elon pun meluncurkan cuitan terbarunya terkait DOGE, seolah-olah mendukung langkah Coinbase itu.

Bahkan SpaceX, perusahaan lain milik Elon sudah menggunakan DOGE untuk pembayaran sewa roket peluncuran satelit DOGE-1 pada tahun depan.

Coinbase juga memperluas pengaruhnya di Asia, setelah beberapa hari lalu berinvestasi di bursa kripto asal Indonesia, Pintu.

Di perdagangan perdana nanti, DOGE awalnya akan tersedia dalam lima pasangan perdagangan, yakni DOGE/USD, DOGE/BTC, DOGE/EUR, DOGE/GBP, dan DOGE/USDT.

Urusan order book Buku akan tersedia dalam tiga tahap, bermula dengan post-only, kemudian limit-only dan terakhir full-trading.

“Jika suatu saat salah satu order book baru tidak memenuhi penilaian kami untuk pasar yang sehat dan teratur, kami dapat menyimpan order book tersebut dalam satu keadaan untuk jangka waktu yang lebih lama atau menangguhkan perdagangan sesuai aturan perdagangan kami,” kata Coinbase.

Ketika artikel ini ditulis, harga Dogecoin setara Rp5.300, naik hampir 6 ribu persen selama tahun ini. Namun, kripto itu turun lebih dari 50 persen sejak mencapai harga tertinggi pada Mei 2021. Nilai pasarnya saat ini mencapai Rp690 triliun, berada di peringkat ke-5 versi Coinmarketcap.

Selama tahun ini juga sentimen bullish terhadap DOGE sangat tinggi, berdasarkan data dari LunarCrush. Sementara itu, pesaing ketat DOGE, yakni Shiba Inu (SHIB), komunitas dan pendukungnya berharap Coinbase akan memperdagangkannya SHIB. Harapan itu sangat beralasan, mengingat volume dan jumlah bursa ternama sudah mendukungnya, termasuk Binance, Tokocrypto, OKEx dan FTX besutan Sam-Bankman Fred.

Perdagangan akan dimulai pada atau setelah pukul 09.00 Waktu Pasifik (PT) Kamis 3 Juni, jika kondisi likuiditas terpenuhi. Setelah pasokan DOGE yang cukup tersedia di platform, perdagangan di buku pesanan DOGE-USD, DOGE-BTC, DOGE-EUR, DOGE-GBP, dan DOGE-USDT akan diluncurkan dalam tiga fase, pasca-saja, hanya-batas dan perdagangan penuh.

Baca juga: Miliuner Mark Cuban Percaya Crypto Ini Bisa Naik 1.900

Jika suatu saat salah satu buku pesanan baru tidak memenuhi penilaian kami untuk pasar yang sehat dan teratur, trader dapat menyimpan buku tersebut dalam satu keadaan untuk jangka waktu yang lebih lama atau menangguhkan perdagangan sesuai aturan trading Coinbase.

Dogecoin (DOGE) dibuat pada tahun 2013 sebagai alternatif ringan untuk cryptocurrency tradisional seperti Bitcoin. Nama Dogecoin dan logo Shiba Inu didasarkan pada meme. Tidak seperti Bitcoin, yang dirancang untuk menjadi langka, Dogecoin sengaja berlimpah — 10.000 koin baru ditambang setiap menit dan tidak ada pasokan maksimum. DOGE belum tersedia di Coinbase.com atau melalui aplikasi seluler Konsumen kami. Kami akan membuat pengumuman terpisah jika dan ketika dukungan ini ditambahkan.

Baca juga: Elon Musk Dukung Penuh Doge Bitcoin di Anak Tirikan

Tags: