PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk kembali membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Indosat Tbk (ISAT). Setelah kemarin BEI melakukan suspensi, saham ISAT, sahamnya terlihat terus naik.

Saham ISAT Naik Setelah Suspensi

Suspensi atas perdagangan saham ISAT dibuka kembali mulai perdagangan Sesi I pada 29 Desember 2020. Pernyataan tersebut dipublikasi oleh Bursa Efek Indonesia pada pagi ini sebelum sesi perdagangan dibuka.

BEI mengumumkan suspensi perdagangan saham ISAT di pasar reguler dan pasar tunai mulai Sesi I pada perdagangan Senin, 28 Desember 2020. Keputusan melakukan suspensi ini dikarenakan saham ISAT mengalami kenaikan harga kumulatif yang signifikan.

Kemarin malam, BEI mempublikasikan keterbukaan informasi ISAT terkait permintaan untuk membuka kembali perdagangan saham ISAT. “Besar harapan kami agar perdagangan saham dapat berjalan lagi sebagaimana biasanya, besok” pernyataan ini datang dari Corporate Secretary ISAT, Gilang Hermawan dalam surat resmi Indosat.

Dia berharap agar ke depannya BEI melakukan pemberitahuan terlebih dahulu kepada manajemen ISAT. Sebelum memutuskan untuk melakukan suspensi terhadap perdagangan saham perseroan, BEI melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan Indosat.

Proyeksi ke Depan

Gilang menambahkan, saat ini ISAT sedang menjajaki kemungkinan kombinasi bisnis dengan PT Hutchison 3 Indonesia. Hingga pemberitahuan lebih lanjut, perseroan belum memiliki informasi material yang dapat diungkapkan sehubungan dengan kemungkinan merger.

Saat pembukaan perdagangan BEI hari ini, harga saham ISAT langsung melesat naik ke level 5.800 dari penutupan perdagangan Rabu 23 Desember 2020 di level 5.650. Pada awal, perdagangan harga saham terus bergerak menguat ke posisi 6.375, bahkan sempat menyentuh level 6.475.

Baca juga: JSMR Diprediksi Naik Bersama January Effect, Posisi Beli Terbuka

Saham ISAT sudah naik sekitar 2,65% sejak suspensI Rabu 23 Desember 2020 yang membuat hingga saat ini pergerakannya masih naik. Apresiasi ini terlihat sudah terjadi sejak 1 Desember 2020 yang membuat pergerakannya menuju tahun baru 2021 menjadi sangat positif.

Kemungkinan besar pergerakan ke depannya akan terus naik mengingat sentimen di sekitar sektor ini masih sangat bagus. Oleh karena itu, mengingat 2021 adalah tahun harapan baru, kemungkinan besar apresiasi ini akan terus terjadi dan akan terlihat berkelanjutan.

Dilansir dari IPOTNEWS

Tags: