IMF: Penggunaan Bitcoin sebagai legal tender membawa “risiko besar” terkait dengan stabilitas keuangan, integritas keuangan, dan perlindungan konsumen.

Anggota dewan eksekutif di International Monetary Fund mendesak anggota parlemen El Salvador untuk tidak lagi mengakui Bitcoin sebagai legal tender.

IMF melaporkan bahwa meskipun pembayaran digital memiliki potensi untuk meningkatkan inklusi keuangan di negara Amerika Tengah, penggunaan Bitcoin sebagai legal tender membawa “risiko besar”. Risiko tersebut terkait dengan stabilitas keuangan, integritas keuangan, dan perlindungan konsumen. Direktur dewan eksekutif mendesak El Salvador untuk “mempersempit ruang lingkup Bitcoin Law dengan menghapus status legal tender Bitcoin.” Juga mengungkapkan kekhawatiran tentang potensi risiko penerbitan obligasi yang didukung Bitcoin.

Rekomendasi para pejabat datang setelah kesimpulan dari konsultasi Pasal IV di El Salvador. Menurut IMF, selama konsultasi semacam itu, tim ekonom mengunjungi suatu negara untuk menilai perkembangan ekonomi dan keuangan. Serta mendiskusikan kebijakan ekonomi dan keuangan negara tersebut dengan pejabat pemerintah dan bank sentral.

Sebelum penerapan Bitcoin Law El Salvador pada September 201, pejabat IMF memperingatkan bahwa beberapa konsekuensi dari negara yang mengadopsi BTC sebagai mata uang nasional “bisa mengerikan”. Termasuk risiko harga domestik menjadi sangat tidak stabil, dan aset menjadi tidak stabil. Hal tersebut bertentangan dengan tindakan Anti Pencucian Uang dan Pemberantasan Pendanaan Terorisme. IMF sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan kepada negara-negara kecil yang mempertimbangkan untuk mengadopsi kripto. Mengklaim bahwa dengan melakukannya akan “meningkatkan risiko terhadap stabilitas makroekonomi dan keuangan serta integritas keuangan.”

Baca juga: ATM Bitcoin Dibakar oleh Warga El Salvador, “Bitcoin Tidak Menguntungkan Kami”

Sejak Bitcoin Law mulai berlaku pada bulan September, Presiden El Salvador Nayib Bukele telah menggunakan akun Twitter-nya untuk mengumumkan beberapa pembelian BTC dengan total 1.801 BTC. Pembelian terbaru 410 BTC terjadi karena harga aset tersebut turun di bawah $37.000 untuk pertama kalinya sejak Juli 2021.

Menurut Moody’s Investors Service, adopsi El Salvador atas BTC sebagai legal tender dapat berdampak pada prospek kredit negara. Analis Jaime Reusche dilaporkan mengatakan bahwa Bitcoin “tentu saja menambah portofolio risiko” dari sebuah negara yang telah berjuang dengan masalah likuiditas. 

 

Sumber

Baca juga: Presiden El Salvador Pertahankan Rating Tinggi Meskipun Bitcoin ‘Bitcoin Law’ Tidak Disukai