JSMR dikabarkan masih bergerak positif dari apresiasinya sejak September 2020 akibat pergerakan besarnya yang masih terlihat signifikan. Namun, terdapat potensi koreksi akibat sisi teknikal yang menandakan adanya potensi posisi beli.

JSMR Diprediksi Naik

Jasa Marga (JSMR) merupakan salah satu entitas yang sahamnya masih terus terlihat naik pada akhir tahun 2020. Hal ini disebabkan banyaknya sentimen positif yang membuka harapan baru di tahun 2021, termasuk beberapa faktor internal dari Jasa Marga sendiri.

Dengan adanya akhir tahun dan awal tahun baru ini, JSMR kemungkinan akan mendapatkan peningkatan dari sisi pendapatan. Hal ini disebabkan adanya potensi apresiasi dari masyarakat yang melaksanakan liburan.

Liburan ini menjadi signifikan akibat mayoritas masyarakat melakukan liburan dengan perjalanan antar kota. Sehingga mengingat mayoritas masyarakat juga melakukan perjalanan dengan mobil, JSMR dapat merasakan manfaat terutama melalui pendapatan jalan tol.

Selain itu, mengingat banyaknya kontrak baru dan juga IHSG yang berusaha naik kembali, kemungkinan ke depan untuk JSMR masih terlihat positif. Mengingat adanya juga sentimen window dressing dan January Effect yang umumnya mengangkat pasar saham, saham ini memiliki sentimen yang cukup kuat.

Koreksi Sebelum Naik

Namun, sisi teknikal mendukung bahwa sebelum apresiasi terjadi, kemungkinan besar akan terjadi koreksi. Hal ini disebabkan adanya pergerakan naik secara garis besar yang diikuti fluktuasi, dimana saat ini terlihat bahwa memang saatnya terjadi koreksi untuk apresiasi yang sehat.

Pergerakan Harian JSMR

Koreksi ini menjadi lebih kuat akibat adanya dukungan dari volume perdagangan yang masih kecil sehingga menimbulkan ketidakpastian arah. Selain itu, adanya divergence pada harga dan Indikator RSI juga mendukung potensi koreksi.

Melihat Indikator MACD yang juga berada di daerah beli yang mulai jenuh bersama adanya cross kemungkinan besar harga akan turun. Sehingga kemudian pergerakan turun akan menuju pada batas bawah pergerakan besar apresiasi.

Baca juga: Santa Claus Rally dalam Pasar Saham, Apakah Benar Terjadi?

Kemungkinan besar, jika terjadi koreksi, target yang dituju berada pada Rp 4.705 yang kemungkinan besar menjadi penentu pergerakan ke depan. Jika setelah itu harga naik, kemungkinan besar target selanjutnya berada pada Rp 4.898 sebelum menyentuh Rp 5.073.

Namun, jika turun, kemungkinan besar tujuan selanjutnya berada pada Rp 4.511 yang kemudian dapat membawa harga ke Rp 4.336. Apa bila pergerakan ini terjadi, kemungkinan besar tujuan selanjutnya berada pada Rp 4.192 sebelum terus turun.

Tags: