Elon Musk Borong Saham Twitter Hingga Masuk Jajaran Direksi

Belum lama ini Elon Musk mengumumkan pembelian saham Twitter sebesar 9,2 persen. Menurut dokumen yang dirilis Komisi Sekuritas dan Bursa AS, Elon Musk membeli 73.486.938 lembar saham Twitter pada 14 Maret 2022. Setelah memborong lebih dari 73 juta lembar saham ini, Musk resmi memiliki 9,2 persen perusahaan Twitter.

Berdasarkan sesi perdagangan Jumat (1/4/2022) lalu, harga saham Twitter ditutup pada 39,3 dollar AS (sekitar Rp 565.620) per lembar saham. Berdasarkan harga saham tersebut, saham Twitter yang dibeli Elon Musk bernilai mencapai $2,89 miliar  atau setara dengan Rp 41,7 triliun.

Dengan kepemilikan 9,2 persen, Musk kini menjadi pemegang saham individu terbesar di Twitter. Berkat aksi borong saham Musk, saham Twitter langsung melonjak naik ke level 47,93 dollar AS (kira-kira Rp 689.864) per lembarnya, pada sesi perdagangan Senin, 4 April.

Baca juga: Elon Musk Berencana Jual 10% Saham Tesla, Berikut Alasannya!

Pada akhir sesi perdagangan Senin (4/4/2022), harga saham Twitter telah melonjak lebih dari 27 persen dibanding harga saham pada sesi perdagangan Jumat (1/4/2022). Pada Selasa (5/4/2022) pagi, saham perusahaan dengan kode ticker TWTR itu berada di level 49,97 dollar AS (setara Rp 719.226) per lembar.

Kemudian, dalam waktu dekat akan Elon Musk akan menduduki jabatan eksekutif di Twitter. Sebab, Twitter menjadikan Elon Musk sebagai salah satu petinggi perusahaan. Hal ini diketahui dari dokumen pengajuan Twitter kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (Securities and Exchange Commission/SEC).

Menurut dokumen pengajuan itu, Musk akan menjabat sebagai direktur kelas II hingga tahun 2024. “Perusahaan akan menunjuk Musk ke Dewan Direksi Perusahaan untuk menjabat sebagai direktur kelas II, dengan masa jabatan yang berakhir pada Rapat Tahunan Pemegang Saham Perusahaan tahun 2024,” demikian keterangan dalam dokumen pengajuan Twitter.

 

Sumber

Baca juga: Korelasi Bitcoin dan Tesla Semakin Kuat, Jika Jatuh Akan Bersamaan