Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat hingga pertengahan September lalu terdapat dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan anak usahanya di pipeline pencatatan saham. Total terdapat 26 perusahaan yang ada di pipeline bursa ini.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan dari 26 perusahaan ini, 15 perusahaan tergolong dalam perusahaan beraset besar alias di atas Rp 250 miliar. Sedangkan tujuh merupakan perusahaan skala menengah dengan aset Rp 50 miliar-Rp 250 miliar dan sisanya adalah perusahaan dengan skala kecil beraset di bawah Rp 50 miliar.

“Dari pipeline 26 tersebut ada dua BUMN and subsidiary,” kaya Nyoman baru-baru ini.

Tags: