PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) mengumumkan rencana pembagian dividen tunai 2021 senilai Rp 72,09 miliar atau Rp 32,5 per saham.

Dividen itu akan dibagikan kepada pemegang saham perseroan yang tercatat pada daftar pemegang saham pada recording date. Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/10/2022), rencana ini telah mendapat persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan perseroan pada 18 Oktober 2022.

Pembagian dividen merujuk pada data keuangan Ashmore Asset Management Indonesia per 30 Juni 2022. Pada periode tersebut, perseroan berhasil mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 118,47 miliar. Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 76,34 miliar, dengan total ekuitas Rp 309,5 miliar.

Jadwal pembagian dividen:

– Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 26 Oktober 2022

– Tanggal ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 27 Oktober 2022

– Tanggal cum dividen di pasar tunai: 28 Oktober 2022

– Tanggal ex dividen di pasar tunai: 31 Oktober 2022

– Tanggal daftar pemegang saham (dps) yang berhak atas dividen tunai: 28 Oktober 2022

– Tanggal pembayaran dividen: 11 November 2022

Baca juga: AMOR Tetap Tebar Dividen Rp 50 Milyar Walau Pendapatan Turun

Perseroan mencatatkan pendapatan usaha dari kegiatan manajer investasi senilai Rp 393,65 miliar pada semester I 2022. Capaian ini naik 17,37 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 335,85 miliar. Dari capaian itu, perseroan berhasil mengantongi laba bersih Rp 118,47 miliar.

Laba itu naik 18,93 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 99,62 miliar. Dengan demikian, laba per saham sebesar Rp 53 pada semester I 2022. Laba per saham dasar ini telah disesuaikan dengan pemecahan nilai nominal saham pada 2021

Sebelumnya, sebagai salah satu upaya diversifikasi investasi, PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) berencana menerbitkan sejumlah produk baru.

Melihat siklus ekonomi saat ini, Direktur Ashmore Asset Management Indonesia Steven Satya Yudha mengatakan perusahaan perlu berinovasi termasuk dalam penerbitan produk baru.

“Kami memiliki beberapa target produk baru dalam 1–2 tahun ke depan. Di antaranya investasi yang berbasis sektor riil yang selama ini kami melihat secara penetrasi masih rendah di pasar namun kami melihat minat yang tinggi karena kami percaya bahwa investasi berbasis sektor riil ini bisa jadi jangkar dari dana kelolaan 1–2 tahun ke depan,” kata Steve dalam paparan publik, ditulis Rabu (19/10/2022).

Selain itu, perusahaan memiliki rencana untuk menerbitkan reksa dana campuran yang lebih aktif dengan menggunakan pendekatan target return. Ashmore percaya, produk ini akan menarik dan diminati pasar dalam siklus yang penuh dengan tantangan seperti saat ini.

 

Sumber

Baca juga: AUM Grayscale Meningkat Drastis! Naik $300 Juta Sehari

Tags: