Bitcoin Mulai Naik, Crypto Winter Sudah Berakhir?

Mayoritas kripto utama kembali bergairah pada perdagangan Rabu (20/7/2022). Pergerakan ini terjadi di tengah ekspektasi baru investor terhadap masa depan ekonomi global dan proses upgrade Ethereum yang telah lama dinanti oleh investor.

Melansir data dari CoinMarketCap pada pukul 09:00 WIB, Bitcoin melonjak 5,2% ke harga US$ 23.270,72/koin atau setara dengan 348.129.971/koin (asumsi kurs Rp 14.960/US$). Sedangkan Ethereum naik 0,55% ke US$ 1.541,63/koin atau Rp 23.062.785/koin.

Sedangkan beberapa koin digital (token) alternatif (alternate coin/altcoin) seperti Cardano terbang 9,05% ke US$ 0,527/koin (Rp 7.884/koin), Solana melesat 3,81% ke US$ 44,94/koin (Rp 672.302/koin), XRP melompat 3,38% ke US$ 0,3729/koin (Rp 5.579/koin), dan Dogecoin terapresiasi 3,19% ke US$ 0,06878/koin (Rp 1.029/koin).

Bitcoin mencoba untuk menembus ke atas kisaran harga US$ 23.000 pada hari ini, setelah beberapa hari bergerak di rentang harga US$ 20.000-US$ 22.000.

Baca juga: Mengenal Istilah ‘Crypto Winter’ di Pasar Kripto

Dalam dua hari terakhir, cryptocurrency terbesar berdasarkan kapitalisasi pasarnya tersebut telah melesat lebih dari 12% dan mendorong harga ke titik tertinggi sejak Bitcoin runtuh pada 13 Juni.

Selain Bitcoin, token terbesar kedua dari kapitalisasi pasarnya yakni Ethereum juga terpantau kembali menguat, meski penguatannya cenderung terpangkas.

Positifnya Bitcoin, Ethereum, dan kripto lainnya terjadi di tengah ekspektasi baru investor terhadap masa depan ekonomi global dan proses upgrade Ethereum yang telah lama dinanti oleh investor.

Adapun upgrade Ethereum kali ini disebut sebagai The Merge, yang merupakan transisi dari protokol konsensus proof-of-work (PoW) ke protokol konsensus proof-of-stake (PoS) yang akan digunakan oleh blockchain Ethereum.

Dengan perubahan tersebut, konsumsi energi dari Ethereum akan mengalami penurunan yang signifikan. Bahkan, konsumsi energi Etherum dikatakan akan berkurang hingga 99,95%. Upgrade dari PoW ke PoS juga bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, efisiensi, dan skalabilitas jaringan Ethereum.

Intinya, The Merge membuat Ethereum akan lebih ramah lingkungan serta memproses lebih banyak transaksi.

 

Sumber

Baca juga: Paraguay Setujui RUU Terkait Penambangan Kripto?

 

Tags: