Crypto winter adalah istilah yang seringkali muncul di media sosial dan komunitas crypto, terutama ketika pasar crypto sedang dalam kondisi yang kurang baik.

Mengutip laman CNBC, istilah crypto winter ini menjadi ungkapan yang mengacu pada saat pasar sedang lesu terutama di pasar uang digital.

Biasanya istilah ini digunakan di dunia kripto untuk menyebut kondisi berkepanjangan ketika berbagai aset kripto mengalami penurunan harga yang signifikan di bawah tren bullish normal. Istilah ini muncul ketika terjadi bear market berkepanjangan pada 2018-2019.

Crypto winter adalah fenomena yang berlangsung dalam rentang waktu yang relatif lama. Dalam wawancara bersama CNBC, Bobby Lee menyebut bahwa periode crypto winter bisa berlangsung selama dua sampai tiga tahun.

Selama crypto winter 2018, banyak proyek-proyek crypto yang mengalami performa yang mengecewakan. Hal tersebut berdampak pada penurunan jumlah transaksi di pasar crypto selama tahun 2018-2019.

Baca juga: Mengenal Istilah FUD, Kosa Kata Umum Pasar Crypto

Meskipun begitu, Michael J. Casey dari Coindesk justru menyebut periode tersebut menjadi pendorong untuk pengembangan teknologi dan inovasi proyek baru di ekosistem crypto. Beberapa contoh proyek baru yang tercipta pada saat itu adalah proyek perintis game NFT CryptoKitties dan token MakerDAO yang melahirkan revolusi keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Co-founder dan mantan CEO bursa exchange BTCC, Bobby Lee mengatakan, selama masa crypto winter, nilai aset crypto seperti bitcoin bisa turun hingga 80 persen-90 persen dari harga puncak sebelumnya. Bobby menyatakan, siklus pasar mega bull terjadi setiap empat tahun sekali. Serta diikuti dengan periode crypto winter seperti yang terjadi pada 2013 dan 2017.

Adapun istilah crypto winter pertama kali hadir pada 2018. Saat itu, harga bitcoin turun drastic di bawah USD 8.000 atau sekitar Rp 114,65 juta. Setelah sempat melonjak ke posisi USD 20.000 atau sekitar Rp 286,63 juta pada akhir 2017.

Pada crypto winter 2018, harga bitcoin turun sekitar 75 persen dari level harga tertingginya. Sedangkan harga ether susut sekitar 90 persen, dan kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan merosot hingga 80 persen.

 

Sumber

Baca juga: Mengenal Istilah Suku Bunga dalam Pasar Forex