Pound Sterling terlihat mengalami fase konsolidasi beberapa pekan terakhir. Konsolidasi ini terlihat dari belum adanya pergerakan arah yang jelas setelah usaha pemulihannya terhadap Dolar Amerika.

Pound Sterling Konsolidasi

Pergerakan Pound Sterling (GBP) terlihat masih belum memiliki arah yang jelas. Pergerakan ini menunjukkan fase konsolidasi yang sedang dihadapi oleh GBP terhadap Dolar Amerika (USD). Terlihat bahwa pergerakan GBP/USD belum memiliki arah yang jelas, setelah mencoba bergerak memulih dari penurunan yang terjadi Bulan Maret lalu, akibat Covid-19. Sejak mencoba mengalami pemulihan, GBP/USD sempat mengalami peningkatan besar, namun hanya bertahan hingga Bulan April. Sejak April hingga Juni, terlihat bahwa pergerakan belum terlihat jelas ke mana arahnya, dengan adanya pergerakan ke atas dan ke bawah yang terjebak di zona permintaan (zona kotak merah) dan zona penawaran (zona kotak hijau).

Pergerakan Harian GBP/USD

Dapat dilihat bahwa kedua zona ini berfungsi sebagai satu tempat batas fase konsolidasi dari GBP/USD selama beberapa pekan ke belakang. Harga saat ini sedang berkonsolidasi di dekat zona permintaan yang mengindikasikan adanya kemungkinan penurunan yang lebih jauh, atau pergerakan kembali ke zona penawaran. Ada beberapa faktor yang dapat menjadi pertanda konfirmasi pergerakan selanjutnya untuk GBP/USD pada pekan ini.

Potensi Penggerak GBP/USD Pekan Ini

Pergerakan konsolidasi kecil ini, terjadi akibat adanya berita yang ditunggu yaitu berita tentang kesepakatan dagang antara Inggris dan Uni Eropa. Selain itu, berita lain yang ditunggu adalah pengumuman mengenai anggaran yang akan dikeluarkan untuk infrastruktur oleh pemerintah Inggris.

Pekan ini, negosiasi kesepakatan dagang antara Inggris dan Uni Eropa akan berlanjut. Hasil dari negosiasi ini akan memberikan dampak yang besar bagi GBP/USD yaitu dapat menentukan pergerakan selanjutnya. Jika pekan ini terdapat sedikit kesepakatan antara kedua pihak yang melakukan negosiasi, Pound Sterling dapat mengalami kenaikan dalam nilainya terhadap Dolar Amerika, akibat mulai munculnya kejelasan dalam langkah ke depan Inggris setelah Brexit. Sehingga pengumuman dari negosiasi ini akan berdampak besar.

Selain itu, pengumuman dari Boris Johnson mengenai anggaran infrastruktur pemerintah untuk mendorong perekonomian Inggris juga akan berdampak besar. Pengumuman anggaran akan menentukan bagaimana dorongan pemerintah terhadap perekonomian Inggris, sehingga jika kabar anggaran tersebut positif, maka terdapat kemungkinan GBP akan mengalami peningkatan.

Anggaran itu sendiri dikeluarkan oleh pemerintah untuk membantu menangani kondisi perekonomian yang terimbas oleh Covid-19. Rencana dari alokasi anggaran tersebut adalah akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit, sekolah, pengembangan sektor perumahan, dan pengembangan konstruksi fasilitas publik. Tujuan dari pembangunan ini adalah untuk mendorong adanya perputaran bisnis yang kembali terjadi setelah Covid-19. Selain itu juga pembangunan ini dilakukan untuk mendorong perputaran uang yang dapat meningkatkan nilai GBP.

Baca juga: Indeks Saham Eropa Masih Terlihat Berkonsolidasi

Berita-berita pengumuman ini dapat membantu mendorong GBP untuk naik lebih tinggi. Namun, nampaknya pergerakan GBP ke depan masih akan terjebak dalam fase konsolidasi. Untuk mengalami pergerakan baru, GBP/USD harus menembus titik 1.27500 dan bergerak terus ke atas. Untuk mengalami pergerakan ke bawah, GBP/USD harus terus menembus titik 1.21700 dan terus bergerak ke bawah. Namun nampaknya, fase konsolidasi masih akan terus terjadi, sehingga masih harus dipantau bagaimana pekan ini berakhir, mengingat hari ini masih merupakan awal pekan.

Tags: