IHSG Bertahan di Zona Hijau, Didukung Saham Teknologi

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu bertahan di zona hijau dan bahkan menguat 1 persen. Penguatan IHSG dipicu indeks sektor saham teknologi.

Pada penutupan perdagangan, mengutip data RTI, IHSG melonjak 1,32 persen ke posisi 6.740,21. Indeks LQ45 bertambah 1,38 persen ke posisi 959,67. Seluruh indeks acuan kompak menguat. Pada perdagangan Jumat pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.740,21 dan terendah 6.683,65. Sebanyak 287 saham menguat dan 200 saham melemah. 191 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.067.736 kali dengan volume perdagangan 18,7 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 10,8 triliun.

Sebagian besar sektor saham menghijau kecuali indeks sektor saham IDXteknologi menguat 2,99 persen, dan catat penguatan terbesar.

Diikuti indeks sektor saham IDXbasic mendaki 2,69 persen, indeks sektor saham IDXfinance menanjak 1,66 persen dan indeks sektor saham IDXtransportasi bertambah 1,64 persen. Sementara itu, indeks sektor saham IDXproperty melemah 0,16 persen dan indeks sektor saham IDXhealth tergelincir 0,08 persen.

Baca juga: Pasar Mulai Menghijau, Harga Bitcoin dan Ethereum Mulai Meroket!

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia Pasifik menguat pada Jumat, 8 Juli 2022. Indeks Australia bertambah 0,45 persen ke posisi 6.678. Indeks Korea Selatan Kospi menguat 0,7 persen ke posisi 2.350,61. Kemudian, indeks Kosdaq menanjak 1,12 persen ke posisi 766,48. Sedangkan indeks Hang Seng mendaki 0,12 persen hingga penutupan perdagangan.

Bursa saham China melemah. Indeks Shanghai melemah 0,25 persen ke posisi 3.356,08. Indeks Shenzhen tergelincir 0,61 persen ke posisi 12.857,13.

Sementara itu, di bursa saham Jepang menguat terbatas dan yen naik pada Jumat, 8 Juli 2022. Hal ini setelah terjadi penembakan terhadap Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Indeks Jepang Nikkei menguat 0,1 persen ke posisi 26.517,19. Indeks Topix bertambah 0,27 persen. Kedua indeks acuan itu sempat menguat pada awal sesi perdagangan. Yen Jepang sempat ditransaksikan di posisi 135,84 per dolar AS.

Indeks dolar AS berada di posisi 107,32. Dolar Australia di kisaran 0,6818. Harga minyak melemah pada jam perdagangan di Asia. Harga minyak Amerika Serikat merosot 0,23 persen menjadi USD 102,49 per barel. Sementara harga minyak Brent naik 0,14 persen ke posisi USD 104,80 per barel.

 

Sumber

Baca juga: The Fed Naikkan Suku Bunga, IHSG Menguat 0,62%