Kedua kalinya dalam satu minggu, harga Bitcoin (BTC) turun di bawah $6.000.  Penurunan pada 30 Maret ini datang sebagai penutupan harga BTC mingguan dan bulanan.  Dilansir dari Cointelegrapgh, harga kripto utama saat ini kemungkinan dipengaruhi oleh kekhawatiran investor terkait kondisi market tradisional uang terus mengoreksi harga (ada peningkatan harga).

Harga Bitcoin saat ini diperdagangkan pada level $5.917 setelah bulls gagal memegang dukungan di level $6.200.  Untuk jangka pendek, Bitcoin perlu menahan harga di $5.850 atau pedagang akan menetapkan pandangan mereka pada kisaran $5.700.

Baca juga: Ini Daftar Analisis 10 Cryptocurrency di Awal Maret 2020

Di bawah $5.700, level harga $5.350 adalah area dukungan berikutnya dan di bawah level ini pedagang akan melihat level 4.446,  di mana 2 harga sebelumnya bisa membentuk double bottom.

Ketakutan Terus Membebani Sentimen Investor

 Saat ini Indeks Crypto Fear & Greed  menunjukkan angka 12, mewakili ‘ketakutan ekstrim’ dan juga menyoroti fakta bahwa pedagang crypto tetap sangat bearish tentang keadaan pasar crypto saat ini. Bahkan dengan peristiwa halving yang hampir dekat, pedagang tidak merasa percaya dengan adanya bullish.

Baca juga: Persediaan Bitcoin untuk Trading Cuma Sedikit! Berapa Jumlahnya?

Banyak trader mengabaikan aksi jual beli terhadap harga Bitcoin, hal ini memperlihatkan volume perdagangan cenderung menipis selama beberapa waktu ini. Pedagang akan melihat bahwa harga kehilangan momentum karena volume mengering dan akhirnya  turun di bawah sisi indikator Bollinger Band.

Harga Altcoin mencerminkan kondisi penurunan harga Bitcoin dan banyak dari 20 koin teratas mengalami penurunan 3% hingga 5%.  Harga XRP turun 7,64%, Binance Coin mengalami kemunduran sebesar 5,37%, dan Monero (XMR) kehilangan 6,57%. Keseluruhan kapitalisasi pasar cryptocurrency saat ini mencapai $ 168 miliar dan tingkat dominasi Bitcoin adalah 64,8%.