ETF Bitcoin Berjangka dan Ethereum akan Hadir di India

Tahun lalu, legislator India memberlakukan larangan cryptocurrency. Meskipun mereka kemudian mundur, pemerintah negara dan bank sentral tetap berniat membuat regulasi untuk aset kripto.

Meski demikian, perusahaan manajemen keuangan Kling Trading dan konglomerat FinTech Cosmea Financial Holdings telah bekerja sama. Mereka bekerja sama untuk mengajukan ETF berjangka Bitcoin dan Ethereum di India INX, bursa internasional dan anak perusahaan BSE (sebelumnya dikenal sebagai Bombay Stock Exchange). Hal ini dikabarkan melalui laporan dari surat kabar India The Economic Times.

Ini akan menjadi ETF yang didukung crypto pertama di anak benua dan beberapa yang pertama di dunia.

Baca juga: Apa itu ETF dan Bagaimana Cara Memperdagangkannya?

Regulator A.S. pertama kali mengizinkan ETF Bitcoin berjangka pada tahun 2021. Sedangkan rekan-rekan mereka di Ontario mengizinkan Bitcoin dan Ethereum spot ETF di Bursa Efek Toronto. ETF kripto murni memungkinkan kita untuk membeli dan memperdagangkan saham yang terkait dengan harga aset kripto. Alih-alih menavigasi bursa kripto, kita bisa mendapatkan eksposur ke aset digital dengan cara yang sama seperti yang mereka lakukan dengan saham perusahaan. Sebaliknya, ETF berjangka didukung oleh kontrak berjangka. Ini merupakan cara yang lebih tidak langsung untuk mendapatkan eksposur ke aset. Hal ini karena kontrak berjangka digunakan sebagai lindung nilai dan berspekulasi tentang harga kripto yang akan datang.

Joint Venture kedua perusahaan tersebut dikenal sebagai Torus Kling Blockchain. Mereka berencana untuk meluncurkan ETF menggunakan arrangement “sandbox” yang dimungkinkan oleh  International Financial Services Centres Authority (IFSCA), yang mengatur pusat keuangan dalam zona ekonomi khusus.

Menunggu penerimaan aplikasi oleh IFSCA, Torus Kling akan menyediakan likuiditas untuk produk yang didukung crypto. India INX telah mengurus dokumennya.

“Kami akan meluncurkan produk di aset-aset baru ini sesuai dengan hukum yang berlaku setelah menerima semua persetujuan pasca peraturan yang diperlukan.” Kata CEO bursa Mr. V. Balasubramaniam.

 

Sumber

Baca juga: ETF Bitcoin Pertama Resmi Diperdagankan di Bursa Efek New York

Tags: