EURUSD melonjak tajam di sesi semalam karena investor merefleksikan data indeks harga konsumen (CPI) Amerika terbaru. Pasangan ini naik ke level tertinggi sejak 11 November setelah data menunjukkan bahwa inflasi AS melonjak ke level tertinggi sejak 1982. Headline CPI naik menjadi 7% sementara core CPI yang tidak termasuk harga pangan dan energi yang volatile naik menjadi 5,5%. Secara total, harga yang dipertimbangkan oleh badan statistik naik dari $277,95 menjadi $278,80. Oleh karena itu, pasangan naik sebagian besar karena analis percaya bahwa inflasi telah mencapai puncaknya. AS juga akan mempublikasikan data indeks harga produsen (PPI) terbaru.

Ekuitas AS juga menguat setelah data inflasi terbaru dan setelah Federal Reserve menerbitkan buku beige-nya. Buku tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar pejabat bank prihatin dengan inflasi dan condong ke arah pengetatan kebijakan moneter. Analis sekarang fokus pada earnings season yang akan dimulai besok. Menurut FactSet, analis memperkirakan bahwa pertumbuhan pendapatan untuk kuartal keempat adalah sekitar 21%. Jika mereka benar, itu akan menjadi kuartal keempat berturut-turut di mana pendapatan perusahaan-perusahaan Amerika telah meningkat lebih dari 20%.

Harga minyak mentah bertahan stabil setelah angka persediaan terbaru dari Energy Information Administration (EIA). Data oleh badan tersebut mengungkapkan bahwa persediaan turun lebih dari 4,4 juta barel pekan lalu. Penurunan ini lebih besar dari estimasi median 1,9 juta barel. Itu juga 7 bulan berturut-turut di mana AS telah mengalami drawdown persediaan. Analis meyakini permintaan minyak akan terus meningkat mengingat varian Omicron tidak mematikan seperti varian lainnya.

Baca juga: EURUSD Diprediksi Naik Secara Sisi Teknikal, Walau Berita Tidak Mendukung

XAUUSD

XAUUSD melanjutkan kembalinya bullish setelah data inflasi AS terbaru. Pasangan ini diperdagangkan pada 1,823, yang secara signifikan lebih tinggi dari terendah minggu lalu di 1,783. Ia kembali ke ascending channel yang ditunjukkan dengan warna merah. Juga, naik di atas moving average 25 hari dan level Fibonacci retracement 50%. Oleh karena itu, pasangan ini kemungkinan akan terus naik karena bulls menargetkan sisi atas channel di 1,840.

Sumber: FXStreet

EURUSD

Pasangan EURUSD membuat terobosan bullish di sesi semalam. Ia berhasil bergerak di atas sisi atas pola ascending triangle yang ditunjukkan dengan warna merah. Pasangan ini juga pindah ke level Fibonacci retracement 50%. Juga, Relative Strength Index (RSI) telah pindah ke level overbought. Oleh karena itu, pasangan ini kemungkinan akan terus naik karena bull menargetkan resistance utama di 1,1475.

Sumber: FXStreet

USDCAD

USDCAD jatuh karena dolar AS menurun. Pasangan ini jatuh ke 1,2500, yang merupakan level terendah sejak 17 November. Pasangan ini berhasil bergerak di bawah level Fibonacci retracement 61,8%. Juga bergerak di bawah MA 25-hari dan 50-hari. Sedangkan Relative Strength Index telah jatuh ke level oversold. Oleh karena itu, pasangan ini kemungkinan akan terus jatuh karena bear menargetkan support utama di 1,2450.

Sumber: FXstreet

 

Sumber

Baca juga: Earnings Season: Investor Siap Meski Khawatir Karena Inflasi yang Tinggi