Pasangan mata uang Dolar Amerika (USD) dan Euro (EUR) EURUSD, diprediksi akan mengalami apresiasi dari sisi teknikal. Namun, dari sisi fundamental, tidak mendukung akibat beberapa sentimen dari Amerika.

Sentimen dari Amerika

Saat ini Amerika sedang dihadapi oleh beberapa sentimen yang membuat pergerakan mata uangnya sangat volatil. Amerika baru saja dihadapi oleh kabar bahwa suku bunga acuannya akan tetap dan juga target inflasi yang akan berada di atas 2%.

Hal tersebut membuat pergerakan Dolar Amerika secara teori mengalami apresiasi akibat adanya kemungkinan jumlahnya yang terus bertambah. Selain itu, saat ini Dolar Amerika juga sedang dihadapi oleh kondisi kebijakan fiskal stimulus oleh pemerintah.

Kebijakan tersebut adalah dana stimulus dari Joe Biden, Presiden Amerika yang memberikan masing-masing masyarakat sebesar Rp20 Juta. Saat ini kebijakan tersebut nampaknya akan terus mendorong nilai Dolar Amerika untuk turun.

Baca juga: Hasil FOMC Sudah Keluar, Diprediksi Melemahkan Dolar Amerika

Namun, terdapat satu sentimen yang dapat mengangkat nilai Dolar Amerika naik. Sentimen ini adalah surat utang negara atau obligasi Amerika dimana keuntungannya telah naik hingga 1,75%. Angka ini merupakan angka tertinggi sepanjang masa.

Hal tersebut membuat adanya pendorong nilai Dolar Amerika akibat keterikatannya yang kuat antara kedua aset tersebut. Sehingga volatilitas masih sangat kuat untuk Dolar Amerika.

EURUSD Diprediksi Naik

Namun, jika dilihat secara teknikal, saat ini Dolar Amerika diprediksi melemah terhadap Euro akibat sedang berada di batas bawah. Batas bawah ini adalah titik terendah sejak November 2020 yang nampaknya masih sulit untuk ditembus.

Pergerakan Harian EURUSD

Akibat pergerakan tersebut, saat ini ada kemungkinan EURUSD akan bergerak kembali menuju batas atasnya pada 1.2300. Namun terdapat pola double top yang umumnya menekan harga untuk turun.

Sehingga batas pengaman saat ini berada pada 1.1900 hingga 1.18800, yang kemungkinan jika ditembus dapat membawa depresiasi yang lebih dalam. Tapi Indikator RSI dan MACD mendukung apresiasi akibat nampak sudah mulai bergerak naik.

Selain itu, dengan depresiasi yang cukup kuat beberapa hari yang lalu, kemungkinan besar EURUSD akan mulai naik dengan penutupan hari ini. Harga sedang berusaha menembus MA Cross yang jika berhasil nampaknya akan membawa apresiasi yang signifikan.

 

Tags: