Data inflasi Selandia Baru mengalami apresiasi dari kuartal sebelumnya pada tahun ini yang baru saja dipublikasi pukul 06.45 WIB. Dikabarkan bahwa data ini merupakan hasil cerminan dari awal 2021 yang nampaknya merupakan pemulihan untuk Selandia Baru.

Inflasi Selandia Baru Mengalami Apresiasi

Selandia Baru mengalami apresiasi dalam inflasinya mencapai 0,8% pada kuartal ini yang merupakan apresiasi cukup signifikan. Hal ini disebabkan apresiasi tersebut terjadi dari inflasi pada kuartal sebelumnya yang mencapai 0,5%.

Selandia Baru bersama Australia merupakan dua negara yang mengalami pemulihan Covid-19 tercepat akibat kerja samanya. Kerja sama yang dimaksud adalah kerja sama dalam menangani Covid-19 untuk membatasi ruang gerak masyarakat.

Upaya tersebut terbukti efektif yang telah berhasil membuat adanya pemulihan dari Covid-19 di kedua negara tersebut. Saat ini kedua negara tersebut telah berhasil membuka kembali negaranya untuk beberapa kegiatan yang dapat mendorong pemulihan perekonomian.

Baca juga: Inflasi Inggris Diprediksi Naik, Pertanda Perekonomian Pulih

Nampaknya akibat hal tersebut angka inflasi di Selandia Baru telah berhasil naik akibat masyarakat mulai bergerak kembali. Kemungkinan besar ke depannya inflasi ini akan terus meningkat karena pemulihan.

Namun kemungkinan inflasi ini akan membuat pelemahan nilai tukar akibat pemulihan ini terlihat terjadi secara cepat. Nampaknya dalam jangka menengah, Dolar Selandia Baru (NZD) dapat mulai melemah terhadap Dolar Australia (AUD) yang juga mulai pulih.

Dolar Selandia Baru Melemah dari Dolar Australia

Hal tersebut disebabkan Dolar Selandia Baru yang mulai naik dan terlihat naik lebih cepat dari Dolar Australia. Potensi pergerakan tersebut juga didukung oleh sisi teknikal yang memperlihatkan pergerakan naik.

Pergerakan Harian AUDNZD

Selama batas bawah pada 1,07 tidak dapat dilewati, kemungkinan besar pergerakan naik akan terus berlanjut dalam jangka menengah. Namun pergerakan naik tersebut harus melewati batas atas pada 1,08 sebelum berhasil naik hingga 1,1.

Saat ini Indikator RSI dan MACD sedang berada di zona jual yang menandakan adanya potensi untuk mengalami penurunan terlebih dahulu. Namun pergerakan ini juga memungkinkan pergerakan untuk naik akibat putar balik arah.

Indikator MA Cross saat ini masih berada di atas nilai tukar yang jika bertahan, dapat mendorong AUDNZD terus turun. Semua akan ditentukan pada penutupan perdagangan hari ini yang dapat menentukan arah beberapa hari ke depan.

Tags: