Pasangan mata uang Euro (EUR) dan Dolar Amerika (USD) nampaknya terlihat akan terus bergerak naik bersama sentimen dari kedua negara. Potensi apresiasi ini juga terlihat dari sisi teknikal dari teori price action atau pergerakan harga

EURUSD Diprediksi Naik

Dengan perbincangan dana stimulus yang terlihat terjadi di kedua pihak, EURUSD kemungkinan besar akan terus bergerak naik. Hal ini disebabkan oleh Amerika yang nampaknya menunda dana stimulus dan Euro yang telah menyetujui akan adanya dana stimulus.

Walaupun secara teori, jika uang beredar bertambah maka mata uang nilainya akan turun, teori ini nampaknya tidak dapat diaplikasikan kepada EURUSD. Hal ini disebabkan oleh covid-19 yang memberikan dampak besar pada perekonomian.

Sehingga, dengan adanya dampak tersebut, sentimen mata uang saat ini hanya dipengaruhi besar oleh kemajuan perekonomian. Oleh karena itu, negara yang menerapkan dana stimulus yang masih dalam batas wajar nampaknya memiliki sentimen yang lebih baik.

Hal ini disebabkan dana stimulus yang dapat mendorong pergerakan perekonomian dari kondisi resesi yang dialami mayoritas negara saat ini. Selain itu, mengingat kondisi Amerika yang sedang jatuh, dana stimulus nampaknya menjadi sentimen penting untuk pasar yang dapat meningkatkan kepercayaan terhadap Dolar Amerika.

Sisi Teknikal Mendukung

Oleh karena itu, kemungkinan besar dengan sentimen yang saat ini lebih menguntungkan Euro daripada Dolar Amerika, pergerakan EURUSD akan terus naik. Apresiasi ini juga terlihat dari nilai USD yang masih tergerus terhadap beberapa mata uang utama lainnya.

Baca juga: Suku Bunga Acuan Eropa akan Diumumkan Malam Ini, Diprediksi Tetap

Sisi teknikal dari pergerakan harga juga terlihat mendukung apresiasi ini akibat koreksi beberapa hari yang lalu yang membentuk pola retest. Retest pada batas bawah ini telah membuat terjadinya apresiasi kembali dan umumnya jika pergerakan tersebut terjadi, mulai terbentuk pola bullish flag  yang menandakan apresiasi kuat.

Pergerakan Harian EURUSD

Kemungkinan besar tujuan dari apresiasi ini adalah pada batas atas di titik 1.22581 yang merupakan titik tertinggi tahun 2020. Hal ini sangat mungkin terjadi akibat sentimen yang masih terlihat kuat hingga Amerika resmi berganti presiden.

Tetapi, Indikator RSI dan MACD menandakan adanya kemungkinan koreksi kembali sehingga, kemungkinan besar apresiasi ini akan sangat volatil. Ke depannya nampaknya akibat banyaknya sentimen di kedua negara dan adanya covid-19 koreksi masih juga sangat mungkin dalam jangka pendek.

Tags: