Suku bunga acuan Eropa dikabarkan akan tetap pada 0% untuk Bulan Desember 2020 setelah sebelumnya juga tetap di angka tersebut. Hal ini menjadi kabar positif akibat diprediksi bahwa Eropa tidak membutuhkan penurunan suku bunga ke daerah negatif.

Suku Bunga Acuan Eropa Diprediksi Tetap

Walaupun mengalami beberapa sentimen yang membuatnya cenderung stagnan dalam pertumbuhan ekonomi, Eropa memilih untuk tetap dalam suku bunga acuannya. Sentimen ini berasal mayoritas dari Covid-19 dimana kasusnya masih terlihat terus naik hingga hari ini.

Kenaikan drastis ini disebabkan oleh apresiasi yang terlihat dari aktivitas masyarakat yang nampaknya tidak menerapkan pembatasan sosial secara baik setelah dilonggarkan. Hasilnya angka kasus positif langsung mengalami kenaikan drastis.

Selain itu, terdapat sentimen Brexit yang nampaknya masih menghantui Eropa sehingga sentimen terhadap negaranya masih cukup negatif. Tetapi, walaupun begitu, perekonomiannya masih terlihat terus naik walau secara perlahan.

Sehingga, nampaknya hal inilah yang menjadi sentimen mengapa Bank Sentral Eropa diprediksi akan tetap menerapkan suku bunga acuan pada 0%. Hal ini juga mungkin datang dari sikap bank sentral yang merasa bahwa suntikan kebijakan ekspansif moneter belum perlu ditambah.

Dampak Terhadap Euro

Namun di sisi lain juga terdapat kemungkinan bahwa bank sentral merasa penurunan suku bunga acuan dapat merusak nilai Euro. Sehingga kemungkinan besar keputusan ini adalah yang terbaik untuk menjaga nilai tukar dan stabilitas pertumbuhan saat ini.

Sehingga, kemungkinan besar Euro akan terus bergerak fluktuatif naik mengingat juga suku bunga deposit acuan yang masih di angka negatif. Hal ini dapat menyebabkan kurangnya sentimen untuk menabung yang membuat uang beredar juga akan terus bertambah.

Baca juga: Perekonomian Eropa Diprediksi Positif, EURGBP Bergerak Naik

Sehingga, walau secara teori hal tersebut dapat menurunkan nilai Euro, secara nyata hal tersebut dapat mendorong perekonomian. Sehingga, kemungkinan sentimen positif juga dapat terbentuk yang dapat mendorong apresiasi Euro.

Oleh karena itu, kemungkinan besar Euro akan terus berkonsolidasi dalam jangka pendek mengingat juga tenggat waktu Brexit yang sudah dekat. Kemungkinan besar Brexit akan menjadi penentu utama bagaimana Euro bergerak ke depannya.

Tags: