Bitcoin (BTC) telah berkembang dalam beberapa tahun menjadi investasi spekulatif bagi orang-orang yang mencari alpha dari aset alternatif dan kemungkinan lindung nilai terhadap ketidakpastian global dan kelemahan dalam mata uang fiat. Bitcoin adalah pertukaran digital yang dipatok ke dolar AS seperti dalam forex. Namun, tidak seperti emas, tidak ada aset fisik dasar yang menjadi dasar harga.

  • Bitcoin tetap menjadi cryptocurrency yang paling berharga dan banyak dibicarakan, serta yang paling banyak diperdagangkan di bursa.
  • Diluncurkan pada tahun 2009, harga aset digital ini berfluktuasi secara liar selama beberapa tahun terakhir, membuatnya menjadi menarik bagi para day trader yang mulai menerapkan strategi trading forex terhadapnya.
  • Kini ada beberapa platform dan bursa trading online yang memungkinkan Anda trading bitcoin dan cryptocurrency lainnya—tetapi perhatikan biaya trading, keamanan platform, dan reputasi/kepercayaan sebelum memulai.

 

Apakah Bitcoin Sebuah Mata Uang?

Perdebatan tentang apakah bitcoin harus dianggap sebagai alat pembayaran yang sah dipercepat setelah serangan tingkat tinggi dari bursa Jepang Mt. Gox dan adopsi yang meluas dalam pemrosesan pembayaran di retailer besar AS.

Tidak seperti dolar AS, yuan China, atau euro, bitcoin tidak diakui secara universal sebagai mata uang oleh setiap partisipan di pasar global, termasuk regulator dan pemerintah.

Penting: EL Salvador menjadi negara pertama (pada Juni 2021) di dunia yang menerima bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah.

“Regulator tidak melihat bitcoin sebagai mata uang,” ucap Steven Lord, editor “FINAlternatives” dan pendiri Modern Money Group. “Mereka melihatnya sebagai ‘aset’ nilai. Kami melihat sebuah peraturan yang menyatakan bahwa bitcoin bisa menjadi aset yang dapat didepresiasi, tetapi ini sangat berbeda dari pasar trading mata uang forex.”

Perkembangan trading bitcoin telah menciptakan industri multi-miliar dolar yang memungkinkan individu untuk membeli atau menjual cryptocurrency di sejumlah besar bursa. Beberapa broker menyatakan bawha mereka mengizinkan trading bitcoin sebagai bagian dari layanan trading forex mereka. Namun investor harus mengetahui beberapa realita sederhana tentang cara kerja trading bitcoin dan trading forex.

Artikel ini membahas persamaan dan perbedaan serta menjelaskan mengapa pertukaran bitcoin tradisional merupakan alternatif yang lebih baik untuk platform forex yang menambahkan opsi untuk trading cryptocurrency.

 

Trading Bitcoin vs. Trading Forex

Ada beberapa perbedaan antara trading forex dan trading bitcoin. Dalam kedua situasi, harga mata uang kertas dan digital didasarkan pada metrik supply dan demand global. Ketika demand bitcoin naik, harganya naik. Ketika demand turun, harga pun turun.

Namun, bitcoin tidak tunduk pada ketidakpastian supply yang diciptakan bank sentral internasional. Bitcoin ditambang pada tingkat yang dapat diprediksi, sementara perubahan tak terduga dalam kebijakan moneter, seperti keputusan Bank Nasional Swiss untuk melepaskan mata uangnya dari euro pada tahun 2015, bisa menciptakan perubahan mata uang yang signifikan. Nilai Bitcoin terkait dengan dasar-dasar ekosistem cryptocurrency, sedangkan masalah forex terkait dengan keputusan dan kondisi ekonomi suatu negara dan mata uangnya.

“Trading bitcoin sama seperti trading lainnya di bursa. Anda bisa memperdagankan dolar untuk euro melalui forex, dan dolar untuk bitcoin di bursa. Ini sangat mirip, namun tergantung pada gagasan bahwa ia diperdagangkan pada mata uang aktual,” ucap Lord. “Ada sedikit diskoneksi ketika membahasnya. Ini bukan hal yang nyata. Banyak yang mengatakan Bitcoin adalah mata uang, namun tidak sedinamis trading mata uang.”

Masalah lainnya adalah cara individu memperdagangkan mata uang. Selain potensi one-to-one trading , trader mata uang bisa meningkatkan leverage mereka melalui derivatif dan kontrak kertas lainnya yang dirancang untuk meningkatkan return. Di lingkungan saat ini, beberapa broker perlahan-lahan menanggung kontrak yang akan meningkatkan leverage di sektor bitcoin, tetapi kontrak semacam itu masih dalam tahap awal. Trading bitcoin lebih mirip dengan kepemilikan ekuitas di New York Stock Exchange.

“Ada sangat sedikit pekerjaan derivatif di sekitar bitcoin, berbeda dengan pasar mata uang di mana ada banyak kontrak over-the-counter (OTC),” ucap Lord. “Ini semakin bergerak maju. Beberapa mengizinkan investor untuk membeli bitcoin dengan margin, atau mereka membuat kontrak baru. Tapi saat ini, sebagian besar trading spekulasi kenaikan harga bitcoin.” Rekayasa keuangan tambahan diperkirakan.

Mungkin perbedaan terbesar antara Bitcoin dan Forex adalah masalah likuiditas. Perdagangan mata uang global adalah pasar senilai $6 triliun, dibandingkan dengan pasar bitcoin yang bernilai miliaran. Pasar yang lebih kecil di mana bitcoin ada lebih cenderung mengalami suasana perdagangan yang lebih bergejolak dan mungkin mengalami perubahan harga yang signifikan selama peristiwa makroekonomi kecil.

Pasar spot mata uang tidak diregulasi. Regulator seperti Commodity Futures Trading Commission (CFTC), NFA, dan beberapa bursa berjangka lainnya mengawasi opsi dan futures yang didasarkan pada perdagangan mata uang. Namun, CFTC belum mengeluarkan keputusan formal tentang bagaimana mendefinisikan bitcoin selain dari menjadi aset.

Namun, Securities and Exchange Commission (SEC), Financial Industry Regulatory Authority (FINRA), Consumer Financial Protection Bureau (CFPB), dan agensi lainnya telah mengirimkan beberapa peringatan kepada investor tentang risiko yang terkait dengan investasi bitcoin.

 

“Trading” Bitcoin di Forex

Beberapa broker forex menyatakan bahwa individu bisa menyetor, menarik, dan trading di akun berbasis bitcoin. Namun, fungsi broker ini mungkin memiliki implikasi hukum bagi orang Amerika mengingat fakta bahwa contract for difference (CFD) tidak diizinkan di Amerika Serikat, dan Financial Conduct Authority (FCA), regulator keuangan Britania Raya, telah mengeluarkan peringatan kepada investor tentang jenis-jenis platform ini. Broker forex lainnya mengatakan mereka bisa memasukkan trading bitcoin ke dalam platform mereka, namun mengingat bahwa meraka bukan berbasis BTC dan memperdagankan mata uang lain, tidak jelas bahwa mereka melakukan sesuatu yang lebih luas daripada mengizinkan pengguna untuk membeli dan menjual bitcoin melalui bursa bitcoin yang ada.

“Sebagian besar broker asing akan melalui bursa bitcoin yang lebih tradisional,” ucap Lord. “Ini tidak seperti mereka memiliki dealer meja spot untuk bitcoin pada mata uang. Tidak seperti itu. Trading bitcoin tidak seperti yang terjadi dalam trading mata uang spot.”

Sampai platform forex tumbuh lebih kuat dalam penawaran bitcoin, investor lebih baik bekerja dengan bursa berbasis bitcoin yang memperdagangkan mata uang nasional. Perusahaan-perusahaan ini memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pasar, persyaratan keamanan, dan kemungkinan akan memiliki lebih sedikit biaya trading yang terkait dengan setiap pembelian. Setelah runtuhnya Mt. Gox, bursa ini mengatakan bahwa mereka telah meningkatkan model mereka dengan mekanisme keamanan yang lebih baik. Misalnya, coinbase, bursa Bitcoin yang berbasis di San Fransisco, telah berkembang ke lebih dari 100 negara.

Coinbase tetap menjadi salah satu metode paling populer untuk berinvestasi di bitcoin. Coinbase merupakan wallet yang memungnkinkan pengguna untuk menyimpan, membelanjakan, membeli, dan menerima bitcoin. Platform populer ini memproses pembelian barang dan jasa dari daftar trader, termasuk Expedia Inc. (EXPE) dan Overstock.com Inc. (OSTK).

Untuk membeli bitcoin, pengguna harus membuat akun bitcoin dan melakukan transfer uang ke akun setiap kali mereka ingin membeli bitcoin. Coinbase tidak memiliki mata uang dalam akun mereka, yang berarti setiap “pertukaran” antara dolar dan bitcoin memerlukan langkah keamanan tambahan. Membeli bitcoin mungkin membutuhkan tiga sampai lima hari kerja, yang berarti ini tidak bekerja seperti pertukaran mata uang tradisional.

Namun, Anda bisa membeli dengan harga yang disepakati, yang berarti bahwa setiap transaksi dikunci sebelum pengiriman bitcoin ke akun individu. Ada biaya untuk setiap transfer dari dolar ke bitccoin atau sebaliknya, dikenakan biaya sebesar 4%.

Sumber

Baca juga: Bahas Alat Analisis Teknis Yang Digunakan Trader Forex

Tags: