Aave (LEND) menjadi salah satu sorotan utama bersama dengan Yearn.finance (YFI) dan Uniswap (UNI) sebagai pertanda mulai turunnya sektor DeFi. Sektor DeFi yang sebelumnya telah mengalami apresiasi yang cukup tinggi pada awal Tahun 2020 mulai memperlihatkan penurunan.

Aave Menjadi Sorotan Utama

Dalam penurunan pada sektor DeFi, sorotan utama mulai tertuju pada beberapa koin utama yang salah satunya adalah Aave. Penurunan pada sektor DeFi ini terlihat mulai terjadi setelah pertengahan bulan walau sebelumnya telah mengalami apresiasi yang cukup signifikan. Banyak analis yang memprediksi bahwa selain faktor perekonomian global, permasalahan kapitalisasi pasar yang mulai turun menjadi permasalahan utama.

Hal ini terlihat dari volume kapitalisasi yang mulai menurun dari beberapa koin seperti UNI, LEND, dan YFI. Namun, salah satu yang terlihat signifikan adalah LEND dimana polanya mengindikasikan penurunan kembali setelah naik dari awal tahun. Penurunan ini terjadi juga disebabkan oleh kondisi perekonomian global yang terlihat masih tidak pasti sehingga banyak yang mengincar likuiditas.

Akibat banyaknya individu yang mencari likuiditas, kapitalisasi pasar dan beberapa koin DeFi ini mulai turun. Hal ini disebabkan koin-koin tersebut yang relatif baru dibanding koin seperti bitcoin yang saat ini nampaknya menjadi sorotan utama. Sehingga mayoritas investor nampaknya mulai melikuidasikan posisinya dan mulai mendorong kapitalisasinya ke bawah.

Harga Mencerminkan Penurunan

Salah satu contoh nyatanya adalah Aave yang terlihat sangat jelas bahwa dengan penurunan kapitalisasi yang terjadi, harganya juga ikut turun. Harga yang turun umumnya mengindikasikan bahwa tekanan jual sangat kuat yang juga mencerminkan posisi likuidasi dari investor.

Penurunan ini terlihat dalam volume kapitalisasi pasar per hari yang juga turun seiring harga sejak Bulan Agustus 2020. Sehingga, untuk harga dari Aave sendiri, nampaknya kedepannya akan terus turun dan mencerminkan pergerakan DeFi yang mayoritas juga mengalami penurunan.

Pergerakan Harian Avee

Untuk saat ini, sisi teknikal masih memperlihatkan pergerakan turun yang nampaknya berada di batas penentu. Dengan Indikator RSI yang berada di bawah zona netral, namun harga yang belum menembus batas atas, nampaknya masih belum pasti pergerakan kedepannya. Namun, mengingat sentimen jual yang berada di sekitar sektor DeFi, kemungkinan Aave sendiri akan terus turun.

Jika terus turun, melewati batas pada 0,428, maka kedepannya kemungkinan harga akan menuju 0,413 sebelum turun ke 0,352. Seterusnya jika turun, tujuannya kemungkinan berada pada 0,230 sebelum turun ke 0,108 dan kemudian ke 0,056, dan menyentuh 0,015. Tetapi, penurunan tersebut nampaknya masih jauh karena masih ada potensi naik.

Baca juga: Hashrate Ethereum Naik Mencapai Kecepatan Tertinggi Sepanjang Masa!

Potensi naik ini terlihat dari pola grafik descending triangle yang seharusnya menyentuh batas atas dahulu sebelum turun. Sehingga, kemungkinan dalam jangka pendek akan terjadi apresiasi ke sekitar 0,518 sebelum ke 0,596. Jika ternyata setelah itu pergerakan terus naik, maka target selanjutnya adalah pada 0,680 sebelum menyentuh 0,768 dan kemudian ke 0,823. Apa bila hal tersebut terjadi, kemungkinan besar akan tercipta sentimen positif di sektor DeFi yang mengangkat beberapa koin lainnya untuk naik.