PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali melakukan private placement atau penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD). Langkah ini dilakukan untuk memperbaiki posisi keuangan perseroan.

Mengutip keterbukaan informasi ke BEI, PT Bumi Resources Tbk menerbitkan saham baru tanpa HMETD berjumlah 27.479.434.606 saham seri C dengan nilai nominal Rp 50 per saham. Dengan demikian, total dana yang akan diraup sekitar Rp 2,19 triliun. Pelaksanaan private placement dilakukan pada 2 Desember 2022, dan pemberitahuan hasil pelaksanaan private placement pada 6 Desember 2022.

Perseroan menyatakan seluruh saham baru itu yang akan diterbitkan dalam private placement akan diambil bagian oleh pemegang obligasi wajib konversi (OWK) terkait dalam rangka pelaksanaan hak konversi OWK. Private placement akan dilaksanakan dengan harga pelaksanaan Rp 80 per saham. Harga itu merupakan harga konversi OWK yang berlaku terhadap pelaksanaan hak konversi OWK.

Harga pelaksanaan PMTHMETD telah ditentukan sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di pasar modal, yaitu Peraturan Nomor 1-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat, Lampiran II Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-00101/BEI/12-2021 tanggal 21 Desember 2021.

Baca juga: Apa itu Private Placement? Berikut Penjelasannya

Setelah private placement, jumlah modal saham ditempatkan dan modal disetor perseroan akan meningkat dari 343.841.242.189 saham menjadi 371.320.676.795 saham. Rincian saham itu antara lain 20.773.400.000 saham seri A, 53.501.346.007 saham seri B dan 297.045.930.788 saham seri C

Namun, saham Bumi Resources (BUMI) terpantau anjlok pada awal perdagangan sesi I Senin (28/11/2022). Pada pukul 09:40 WIB, saham BUMI ambles 2,16% menjadi Rp 181/saham.

Nilai transaksi saham BUMI sudah mencapai Rp 154,49 miliar dengan volume transaksi yang diperdagangkan sebanyak 859,83 juta lembar saham.

Koreksi saham BUMI terjadi di tengah masih positifnya harga batu bara acuan dunia pada akhir pekan lalu. Pada perdagangan Jumat pekan lalu, harga batu bara kontrak Desember di pasar ICE Newcastle tercatat US$ 360,8 per ton. Harganya menguat 1,16%.

BUMI sebelumnya telah melaksanakan private placement hingga Rp 24 triliun pada Oktober lalu, di mana Grup Salim ikut masuk.

 

 

Sumber

Baca juga: PT Bumi Resources Tbk Rencanakan Private Placement