Trump Mau Bikin Perusahaan Medsos
Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan akan membuat media sosial baru dengan nama TRUTH Social. AFP melaporkan bahwa TRUTH Social akan berada di bawah naungan Trump Media & Technology Group (TMTG).

“Saya menciptakan Truth Social dan TMTG untuk melawan Big Tech,” kata Trump dalam pernyataan resminya.

Saham perusahaan cangkang tersebut melesat sampai 357% pada Kamis kemarin atau hampir empat kali lipat.

Tidak seperti SPAC lainnya, kesepakatan ini akan menghadirkan entitas baru ke publik, memiliki sedikit atau tanpa rekam jejak. Dalam informasi terbaru, tidak tampak berapa banyak pendapatan yang dihasilkan Trump Media & Technology Group. Namun, kemungkinan masih kecil karena media sosial perusahaan belum diluncurkan. Informasi tersebut juga tidak memuat proyeksi keuangan yang biasanya ditawarkan kepada investor.

Dikutip dari CNN, Jumat (22/10/2021), Trump Media & Technology Group yang dipimpin oleh Trump, menyatakan akan meluncurkan platform media sosial baru. Perusahaan setuju bergabung dengan Digital World Acquisition Corp yakni perusahaan cangkang yang akan bergabung dengan swasta serta membawanya menjadi perusahaan publik.

Perusahaan cangkang ini terdaftar di Nasdaq dan dipimpin oleh Patrick Orlando. Ia juga seorang CEO Yunhong International, SPAC yang berbasis di Wuhan, China.

Jay Ritter, seorang profesor Universitas Florida yang mempelajari soal penawaran saham ke publik atau initial public offering (IPO), mengatakan, perusahaan yang memiliki pendapatan kurang dari US$100 juta pada saat go public cenderung secara dramatis berkinerja buruk di pasar.

“Rekam jejak untuk berinvestasi di perusahaan yang memiliki sedikit atau tanpa pendapatan sangat buruk,” kata Ritter.

TMTG menyatakan bahwa kemungkinan jejaring sosial ini akan diluncurkan bulan depan, tapi sudah tersedia untuk prapesan di Apple Store.

Selain itu, TMTG juga akan merilis aplikasi video on-demand berlangganan yang akan menampilkan program hiburan “non-woke” atau pandangan politik versi mereka.

TMTG juga mengatakan pihaknya akan bergabung dengan perusahaan Digital World Acquisition Corp (DWAC) untuk menjadi perusahaan publik.

“Mengingat total pasar yang dapat ditangani dan pengikut Presiden Trump yang besar, kami percaya peluang TMTG memiliki potensi untuk menciptakan nilai pemegang saham yang signifikan,” kata kepala DWAC, Patrick Orlando, dalam pernyataannya.

Baca juga: Posisi Dolar AS Fluktuatif Seiring Komentar Donald Trump