Pada perdagangan hari Kamis, 18 Februari 2021, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melakukan pencatatan saham tambahan. Pencatatan ini adalah saham PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) dari hasil pemecahan nilai saham sebanyak 7.258.314.510 dengan nilai nominal Rp25 per saham.

Stock Split HOKI Rp25 Per Lembar

Berdasarkan pengumuman BEI yang dipublikasi, jumlah saham tercatat milik saham HOKI sebelum pelaksanaan stock split sebanyak 2.419.438.170 lembar dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Adapun pelaksanaan pemecahan saham HOKI memiliki rasio 1 banding 4. Dengan adanya penambahan saham hasil stock split tersebut, mulai perdagangan besok jumlah saham tercatat milik produsen beras merek Topi Koki dan HOKI menjadi sebanyak 9.667.752.680 lembar.

Sebelumnya, Direktur HOKI, Budiman Susilo mengatakan bahwa rencana perubahan nilai saham tersebut sebagai upaya meningkatkan likuiditas saham. Selain itu rencana ini juga merupakan cara untuk meningkatkan daya beli investor terhadap saham HOKI.

Manajemen menyatakan perubahan ini dapat meningkatkan akses investor ritel. Hal ini disebabkan harga saham yang lebih terjangkau dan likuiditas saham meningkat setelah stock split.

Rencana Ekspansi Produksi

Menurut perusahaan, HOKI berencana melakukan diversifikasi produk consumer goods melalui anak usahanya yang baru, PT Hoki Distribusi Niaga.

HOKI juga telah menyelesaikan pembangunan pembangkit listrik tenaga kulit padi (sekam) di Palembang, Sumatera Selatan.

HOKI juga berencana menambah mesin pengering dan pemecah kulit di pabrik Subang, Jawa Barat. Selain itu, HOKI juga berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi HOKI melalui pembangunan pabrik baru di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Baca juga: SWF Mulai Resmi Bergerak, Perhatikan Beberapa Saham Konstruksi Ini

Nantinya total kapasitas seluruh pabrik HOKI menjadi 75 ton per jam di 2021 dan menjadi 95 ton per jam di 2022. Rencana ini adalah bagian dari upaya peningkatan produksi yang akan dilakukan untuk meningkatkan kondisi keuangan ke depannya.

Oleh karena itu HOKI menjadi salah satu saham yang layak untuk dipertimbangkan. Sebab, mengingat harganya yang akan turun dan juga likuiditasnya yang akan naik.

Bersama dengan beberapa rencana dan sentimen positif yang ada di sekitar HOKI, saham ini dapat menjadi saham potensial di 2021 dan 2022.

 

Tags: