Rupiah melemah terhadap dollar AS USD/IDR pada Kamis pagi. Berdasarkan data yang dilansir dari Investing.com, hingga pukul 11.30 rupiah melemah sebesar 1,16% atau 180 poin ke Rp15.730 per dollar AS setelah sebelumnya sempat menguat 0,42% di angka Rp15.565.

Dikutip dari Bisnis.com, pada perdagangan Rabu nilai tukar rupiah akhirnya berhasil menguat sebesar 70 poin atau 0,45% ke level 15.575 per dollar AS.

Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 82 poin atau 0,51% pada level Rp16.657 per dollar AS. Di lain sisi, indeks dollar, yang melacak perdagangan mata uang dollar AS terhadap mata uang dunia lainnya. Pada pukul 10.39 rupiah terbilang menguat 0,395 poin atau sebesar 0,4% ke level 98.856.

Berdasarkan data yang dilansir dari Liputan6 pada hari Kamis, pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 15.565 per dolar AS hingga 15.755 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah telah terkoreksi 13,41%.

Berdasarkan Kurs Referensi Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah tercatat ada di angka Rp15.787 per dollar AS. Angka tersebut terbilang menguat jika dibandingkan dengan catatan sebelumnya yang berada di angka Rp.16.707 per dollar AS.

Baca juga: Rupiah Melemah Meski Sentimen Pasar Positif

Sentimen Negatif Pasar Global

Ariston Tjendra, Kepala Riset Monex Investindo Futures, mengatakan pergerakan rupiah hari ini dipicu oleh sentiment negarif di pasa global. Hal ini dilaporkan di Jakarta.

Laporan Bank Sentral AS The Federal Reserve (Fed) juga mengungkapkan hal yang senada,  perekonomian terbesar dunia tersebut akan semakin memburuk kondisi ekonominya ke depan. Kondisi ini termasuk tingkat pengangguran akan terus merangkak naik, akibat terhentinya aktivitas ekonomi karena penyebaran virus yang terjadi di dunia.

Sebelumnya Dana Moneter Internasional (IMF) sudah mengeluarkan prekdiksi mengenai pertumbuhan ekonomi global yang negatif di 2020. Prediksi ini menimbang wabah yang menghentikan atau menurunkan aktivitas perekonomian. Ini berlaku hampir di seluruh wiayah di dunia, bahkan New York, pusat perekonomian AS, kini menjadi pusat utama penyebaran pandemi virus corona di AS.

Ariston memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp15.550 per dolar AS hingga Rp15.750 per dolar AS.

Tags: