PT Mitra Investindo Tbk (MITI) berencana melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Dikabarkan bahwa penambahan modal ini akan berjumlah sebanyak 2,864 miliar saham kelas B atau setara dengan 505,35% dari jumlah saham sebelum pelaksanaan hajatan ini.

PT Mitra Investindo Tbk Rights Issue

Dikabarkan bahwa Mitra Investindo akan melakukan penambahan modal melalui HMETD yang dikabarkan akan selesai pada awal tahun 2021. Pelaksanaan HMETD ini dikabarkan dilakukan untuk pengalihan saham dari pemegang saham utama. Pengalihan saham ini akan dilakukan dari pemegang saham utama saat ini oleh IRL ke PAC.

Pelaksanaan HMETD akan dilakukan melalui saham milik Interra Resources Limited (IRL) selaku pemegang saham utama perseroan dengan kepemilikan 48,87%. Saham tersebut akan dialihkan kepada PT Prima Asia Capital (PAC) dan PAC akan merealisasikan HMETD yang diterimanya. Mekanismenya adalah PAC akan menyetor dalam bentuk lain seperti inbreng sebanyak 64,875 juta saham PT Wasesa Line (WL). Jumlah ini setara dengan 99,81% dari seluruh saham yang ditempatkan dana disetor penuh dalam WL.

Hasil dari Penambahan Modal

Nilai emisi dalam rangka penambahan modal dengan HMETD ini diperkirakan akan mencapai sebanyak Rp 143,230 miliar. Dana yang diperoleh perseroan dari aksi korporasi adalah sekitar 48,87% untuk akuisisi. Akuisisi saham ini berjumlah sebanyak 64,875 juta saham yang ditempatkan dalam WL milik PAC, 9% untuk pembelian piutang PAC pada WL, serta sisanya untuk modal kerja perseroan.

Adapun, jadwal pelaksanaannya adalah pernyataan pendaftaran HMETD menjadi efektif diperkirakan pada 17 Desember 2020. Distribusi HMETD 8 Januari 2021, pencatatan saham tambahan 11 Januari 2021, periode perdagangan HMETD 11-15 Januari 2021, penjatahan 20 Januari 2021. Jadwal ini dikabarkan tidak akan berubah akibat seluruh pihak akan memastikan semua berjalan sesuai rencana. Sehingga, proses ini dipastikan akan selesai pada awal Tahun 2021, lebih tepatnya di akhir Januari 2021.

Baca juga: Emiten Batu Bara PT Adaro Energy Tbk Catat Laba Turun 73,05%

Kabar ini dapat menjadi pertanda bahwa jumlah saham beredar dari MITI akan bertambah, sehingga kemungkinan akan mendorong harganya untuk turun. Namun, terdapat kemungkinan juga bahwa dengan adanya kabar ini, terdapat sentimen positif. Hal ini disebabkan penambahan modal tersebut dapat menjadi langkah baru untuk langkah optimis bagi perusahaan. Sehingga investor dapat juga melihat kabar ini sebagai sentimen positif akibat perubahan baru pada perusahaan.

Dilansir dari IMQ21

Tags: