Nick Loeb, sutradara terkenal yang juga merupakan seorang pebisnis, sedang mendorong penggunaan kripto di dunia perfilman. Beliau menjadi salah satu pelopor di dunia kripto yang menggunakan dana kripto untuk membuat sebuah film mengenai kasus anti aborsi yang sedang marak di Amerika.

Nick Loeb Memperluas Topik Kripto dan Aborsi

Saat ini, topik aborsi sedang menjadi topik yang besar di Amerika, terutama setelah Donald Trump mendukung gerakan anti aborsi dan mencabut dana bantuan organisasi yang mendukung aborsi. Salah satu pihak yang juga tetap pada pendiriannya dalam melawan aborsi adalah Nick Loeb.

Hal ini mengejutan akibat mayoritas masyarakat memprediksi bahwa individu di bidang perfilman Hollywood seperti Nick Loeb, justru akan tidak akan menentang aborsi. Namun, banyak juga pihak yang tetap menghargai Nick terhadap pendiriannya yang nampaknya juga akan beliau salurkan melalui film baru.

Film ini tidak akan berbentuk seperti dokumentasi namun akan seperti narasi yang memperlihatkan proses dalam aborsi dengan cara yang dramatis. Judul dari film ini dikabarkan akan bernama Clueless yang akan dibintangi oleh Jon Voight dan Stacey Dash.

Namun, film ini mengalami sedikit hambatan terutama dalam masalah dana untuk penyelesaian produksinya. Awalnya Nick mencoba mencai dana melalui GoFundMe namun hasilnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Saat ini, beliau sedang mencari alternatif lain, dan nampaknya alternatif tersebut adalah melalui mata uang kripto. Sekarang, beliau sedang mengarah ke Liechtenstein, sebuah perusahaan wadah perdagangan aset kripto untuk mendanai filmnya.

Banyak Hambatan

Salah satu hal yang menjadi penghambat untuk mengumpulkan dana adalah pandangannya terhadap aborsi yang nampaknya kurang didukung mayoritas investor. Hal ini disebabkan seperti pernyataan sebelumnya, dimana mayoritas individu di Hollywood memilih untuk mendukung aborsi.

Salah satu investor telah membuat pernyataan yang menjegal pendirian Nick mengenai aborsi. Investor ini juga menjatuhkan film Nick dengan menyatakan bahwa film ini mendukung kebohongan yang disebar di masyarakat mengenai aborsi.

Baca juga: YFI Bidik Target Harga $27,000 Bersama Kuatnya Dorongan Beli

Seiring berjalannya waktu, film ini telah kehilangan sebagai besar regu produksinya dan telah dihentikan izin produksinya di beberapa daerah. Namun Nick masih percaya diri terhadap filmnya, terutama dengan metode baru dalam pendanaannya yaitu melalui kripto.

Beliau menyatakan bahwa tim produksinya masih semangat dalam memproduksi film ini. Semangat ini juga muncul dari pemanfaatan kripto dan teknologi blockchain yang akan menjadi pendorong utama produksi film ini.

Sehingga, jika beliau berhasil membentuk film ini akibat mata uang kripto sebagai dananya, film ini akan menjadi pelopor utama. Pelopor utama yang dimaksud adalah, film ini akan menjadi salah satu film pertama yang menggunakan kripto sebagai pendanaannya, yang memperluas nilai kripto dan kegunaannya di dunia.

Dilansir dari Live Bitcoin News