Mayoritas kripto reli semalaman, dipimpin oleh Ripple (XRP) dengan penguatan 22,36 persen. Disusul oleh mata uang digital lainnya, termasuk Cardano (ADA), Terra (LUNA), Bitcoin (BTC), Binance Coin (BNB), dan Ethereum (ETH). Mengutip coinmarketcap.com, Selasa (8/2), harga XRP berada di level US$0,8273 per koin. Selama sepekan terakhir, XRP sudah mendaki 34,75 persen.

Kemudian, Cardano (ADA) melesat 9,84 persen dalam 24 jam terakhir atau 18,56 persen dalam sepekan. Kini, harga Cardano (ADA) berada di level US$1,25 per koin. Tak ketinggalan Terra (LUNA) dengan peningkatan 8,29 persen menjadi US$59,14 per koin. Terra (LUNA) sudah melejit 15,59 persen dalam sepekan terakhir. Binance Coin (BNB) juga naik 4,27 persen menjadi US$432,77 per koin.

Sementara itu, Bitcoin (BTC), kripto dengan kapitalisasi pasar tertinggi meningkat 5,15 persen menjadi US$43,908 per koin. Bitcoin mengalami kenaikan 14,51 persen dalam seminggu terakhir.

Baca juga: SEC Menunda Lagi Keputusan tentang ETF Bitcoin Grayscale

Ethereum (ETH) menyusul dengan pertumbuhan 4,42 persen menjadi US$3.136 per koin. Ethereum (ETH) tercatat tumbuh 16,68 persen sepekan terakhir. Namun, di antara melonjaknya harga kripto, masih ada dua mata uang koin digital yang cukup stagnan. Pergerakannya stagnan namun cenderung melemah. Dua mata uang koin tersebut yaitu Tether (USDT) dan USD Coin (USDC). Keduanya masing-masing berada di level harga US$1 per koin dan US$0,9993 per koin.

Di Indonesia, aset kripto masih dilarang sebagai alat bayar. Namun, kripto telah menjadi komoditas bursa berjangka. Sehingga tak masalah selama digunakan sebagai investasi maupun komoditas yang diperjualbelikan oleh para pelaku pasar.

Saat ini, aset kripto diatur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan lewat Peraturan Bappebti Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka.

 

Sumber

Baca juga: Ingin Dapat Passive Income dari NFT? Begini Caranya