MAPB atau PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk., anak usaha dari MAPI atau PT Mitra Adiperkasa Tbk, berencana membeli seluruh saham Teamway Asia Limited atau TAL. Perusahaan tersebut adalah perusahaan investasi di Singapura di Golden Heritage Pte. Ltd atau NGH.

MAPB Akuisisi Saham TAL

PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk., berencana membeli 100% saham dari Teamway Asia Limited melalui anak usahanya yaitu Athletica International Holdings Pte. Ltd. atau AIHP. AIHP merupakan perusahaan terkendali dari MAPB dengan kepemilikan saham sebesar 100%.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia atau BEI, nilai transaksi pembelian ini mencapai Rp 55,60 miliar dengan asumsi kurs Rp 13.901/Dolar Amerika. Objek transaksi adalah 6,9 juta saham TAL dalam NGH, masing-masing dengan nilai nominal 1 Dolar Singapura per saham. Perjanjian  Share Sale and Purchase Agreement penjualan atas saham TAL melalui NGH kepada AIHP sudah di sahkan pada 31 Agustus 2020.

Saham NGH dikuasai seluruhnya oleh TAL, perusahaan investasi berbasis di Hong Kong. Saham TAL sendiri, dikendalikan oleh Khoo Chin Inn dan Low Soon Seah masing-masing 50%.Terjadi hubungan afiliasi karena terdapat pengurus yang sama antara AIHP , TAL dan NGH. Manajemen MAPB mengungkapkan, NGH merupakan sebuah perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup di Singapura.

Tujuan Akuisisi Saham

Ruang lingkup kegiatan usaha NGH adalah bidang perusahaan investasi. NGH memiliki penyertaan saham pada Planet Sports, Inc. (PSI) dengan kepemilikan sebesar 66,69%. PSI sendiri merupakan perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup di Filipina. Ruang lingkup PSI adalah bidang bisnis impor dan perdagangan ritel secara grosir dan eceran, termasuk waralaba. Produknya adalah sepatu dan pakaian olahraga serta aksesoris dan produk-produk terkait.

Manajemen MAPB menilai akuisisi ini adalah cara untuk melakukan ekspansi bisnis dengan potensi bisnis di Filipina, yang dijalankan oleh PSI. Manajemen beranggapan bahwa pertumbuhan industri ritel di Filipina terus mengalami peningkatan akibat beberapa hal. Beberapa hal tersebut adalah pertumbuhan ekonomi maupun sosial, meningkatnya populasi, pertumbuhan segmen kaum muda, perubahan tren konsumen, dan meningkatnya daya beli konsumen.

Baca juga: Permintaan Gas Naik! PGAS Ekspansi Jaringan Gas Dengan Rp 35 Triliun

Oleh karena itu, ekspansi bisnis ke pasar Filipina dianggap sangat menguntungkan, dimana akuisisi dilakukan melalui AIHP. Setelah transaksi, MAPB berpotensi mengembangkan bisnis ke Filipina sehingga dapat mendorong peningkatan kinerja keuangan pada masa yang akan datang.

Kabar ini berpotensi mengangkat Saham MAPB dan MAPI yang saat ini sedang mengalami konsolidasi. Kemungkinan besar akibat kabar ini, sentimen positif menjadi tercipta akibat adanya emiten Indonesia yang mendorong kegiatan ekspor, walau melalui perusahaan luar.

Dilansir dari IPOTNEWS

Tags: