Malindo Feedmill dikabarkan melakukan ekspor perdananya ke Jepang untuk memperluas jangkauan pasar. Langkah ini adalah langkah ke depan untuk meningkatkan kinerja perusahaan dalam kondisi perekonomian saat ini.

Malindo Feedmill Ekspor Perdana Ke Jepang

Untuk mendorong kinerjanya, PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) melakukan ekspor produk makanan olahan perdana ke Jepang pada Selasa 1 September 2020. Dalam proses ekspor, dikabarkan bahwa satu kontainer berisi 6 ton varian produk olahan peternakan milik PT Malindo Food Delight, anak usaha MAIN. Proses ekspor ini adalah pertama kalinya hasil olahan makanan dikirim ke pasar Jepang.

Sebagai informasi ekspor perdana produk daging ayam olahan dari PT Malindo Food Delight ini terdiri dari beberapa varian produk di antaranya SunnyGold Nugget, SunnyGold Tempura, SunnyGold Karage Black Pepper, dan SunnyGold Chicken Spicy Karage dengan nilai sekitar Rp156 juta.

Menurut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, kegiatan ekspor ini menjadi pertanda bahwa perusahaan dapat tetap maju dalam kondisi pandemi. Selain itu Kementerian Pertanian juga yakin akan selalu mendukung segala kemajuan yang dilakukan oleh perusahaan di Indonesia. Sehingga, langkah-langkah yang dilakukan perusahaan seperti Malindo Feedmill akan selalu dipermudah terutama dalam hal ekspansi internasional.

Ekspor Merupakan Prestasi

Adapun, ekspor pertanian terus menunjukkan kinerja positif meski dalam kondisi pandemi. Pada Bulan Juli 2020, ekspor mengalami pertumbuhan sebesar 24,10% dibanding bulan sebelumnya. Ekspor MAIN, menurut Syahrul, merupakan sebuah prestasi, mengingat Jepang termasuk negara yang paling ketat dalam hal keamanan pangan. Adapun semua produk yang diekspor telah disertai Sertifikat Veterinary Health Certificate (VHC) sebagai jaminan keamanan pangan dari Indonesia kepada Jepang.

Syahrul juga menyebut, potensi pasar produk makanan olahan berbasis unggas di Jepang maupun negara lainnya masih sangat terbuka lebar. Beliau berharap agar seluruh pihak dapat secara memanfaatkan peluang pasar yang dibentuk pada masa pandemi saat ini.

Baca juga: Waskita Karya Akan Lepas 7 Ruas Jalan Tol Untuk Pangkas Beban Utang

Direktur dari Malindo Group, Lau Joo Hwa, menyatakan bahwa ekspor perdana makanan olahan ke negara Jepang dapat dijadikan momentum bagi seluruh pihak untuk ikut berperan membangun bangsa dan negara. Sedangkan, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Ali Jamil yang turut hadir dan menyerahkan sertifikat kesehatan karantina atau health certificate (HC) menyampaikan bahwa produk olahan ini telah melalui serangkaian tindakan di Karantina Pertanian Tanjung Priok.

Kabar positif ini dapat mengangkat saham MAIN untuk terus naik dari pergerakan konsolidasinya beberapa hari terakhir. Kedepannya, kemungkinan besar saham ini akan terus memperlihatkan kinerja yang positif akibat perusahaannya yang terus berencana mendorong kinerja. Namun, mengingat kondisi perekonomian global, peningkatan juga dapat terhambat oleh faktor eksternal.

Dilansir dari IPOTNEWS

Tags: