Korea Selatan dikabarkan baru saja menetapkan suku bunga acuannya untuk Bulan Februari 2021 yang terlihat masih tetap. Hal ini disebabkan perekonomiannya yang dilihat mulai membaik walau angka Covid-19 masih bergerak memulih.

Korea Selatan Menetapkan Suku Bunga Acuan

Pagi ini, pukul 08.00 WIB, Korea Selatan baru saja menetapkan suku bunga acuan pada sekitar 0,5%. Angka ini merupakan angka yang tetap dari beberapa bulan sebelumnya akibat pandangan perekonomian Korea Selatan yang dianggap masih stabil naik.

Kemungkinan besar dorongan ini terjadi akibat beberapa industri yang masih dapat mendukung pertumbuhan perekonomian hingga saat ini.

Namun pandangan ini secara resmi dinyatakan oleh pihak bank sentral sebagai rencana untuk tetap menjalankan kebijakan ekspansif beberapa bulan ke depan.

Hal ini disebabkan Korea Selatan hingga saat ini angka Covid-19 masih ditangani untuk terus turun. Untungnya, angka kasus positif sudah mulai bergerak turun walau masih belum membentuk pergerakan turun yang signifikan.

Rencana Perekonomian

Saat ini perekonomian Korea Selatan masih memiliki target yang terlihat masih rendah. Sejak Mei 2020, suku bunga acuannya telah diturunkan ke sekitar 0,5% dan hingga saat ini masih bertahan di angka tersebut.

Saat ini target perekonomian Korea Selatan masih berada di pertumbuhan 3% yang masih tergolong relatif rendah untuk target perekonomian ke depannya.

Target ini ditetapkan akibat masih positifnya pandangan pemegang kebijakan walau memiliki persepsi yang hati-hati. Selain itu, target tersebut ditetapkan untuk mengejar target secara perlahan agar tidak terjadi pertumbuhan yang berlebihan.

Baca juga: Presiden Bank Sentral Eropa Pidato, Fokus Pemulihan Ekonomi

Kemungkinan besar target tersebut akan terus ditahan hingga akhir November 2021 akibat masih belum ada kepastian mengenai persebaran vaksin Covid-19.

Tetapi nampaknya saat ini penyumbang utama untuk perekonomian, di luar energi, adalah sektor hiburan. Hingga saat ini, minta terhadap dunia hiburan Korea Selatan masih menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan terpesat.

Sehingga nampaknya yang mendorong perekonomiannya masih berasal dari sektor tersebut yang menjadi hal layak akibat tidak membutuhkan kontak fisik nyata. Selain itu, kemudahan juga datang akibat wadah digital yang diberikan.

Tags: