Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) alias Antam berada di posisi Rp 1.012 juta per gram pada Rabu 21 Oktober 2020. Harga emas Antam terlihat naik Rp 4.000 dari sebelumnya Rp1,008 juta per gram pada Hari Selasa 20 Oktober 2020.

Harga Emas Antam Naik

Dikabarkan bahwa harga emas Antam mengalami kenaikan sekitar Rp 4.000 hari ini. Kenaikan ini juga terjadi pada harga pembelian kembali (buyback) yang naik Rp5.000, dari Rp 901 ribu menjadi Rp 906 ribu per gram. Berdasarkan data Antam, saat ini harga jual emas sedang mengalami peningkatan secara keseluruhan.

Emas berukuran 0,5 gram sekarang berharga senilai Rp 536 ribu, 2 gram Rp 1,96 juta, 3 gram Rp 2,92 juta, 5 gram Rp 4,84 juta, 10 gram Rp 9,61 juta, 25 gram Rp 23,91 juta, dan 50 gram Rp 47,74 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp 95,41 juta, 250 gram Rp 238,26 juta, 500 gram Rp 476,32 juta, dan 1 kilogram Rp 952,6 juta. Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45% bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9%.

Harga emas ini juga didorong oleh harga di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX yang naik 0,14% menjadi US$1,918 per troy ons. Apresiasi ini terjadi bersama harga emas di perdagangan spot yang naik 0,38% ke US$1.914,28 per troy ons pada pagi ini.

Sentimen Pendorong

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo, Ariston Tjendra, mengatakan pergerakan harga emas dipengaruhi perkembangan pembahasan rencana pemberian stimulus Amerika. Presiden Donald Trump menawarkan nilai proposal stimulus lebih besar dari Partai Demokrat yakni US$ 2,2 triliun.

Diprediksi bahwa kabar ini direspon positif oleh pasar dan harga emas menguat. Hal ini disebabkan oleh Presiden Trump yang sebelumnya terlihat kurang setuju dengan penerapan dana stimulus dengan jumlah besar. Tetapi akibat kesetujuan ini, nampaknya pasar merespon positif sehingga terjadi apresiasi di pasar keuangan, terutama saham dan emas.

Baca juga: Waskita Karya Dikabarkan Ingin Menjadi Operator Pelabuhan Patimban

Tawaran nominal dana tersebut, juga menandakan keinginan Trump untuk segera mendapatkan kesepakatan. Oleh karena itu, kemungkinan besar stimulus tersebut bisa diluncurkan sebelum pemilu AS pada 3 November 2020 mendatang. Sehingga, penguatan harga dapat bertahan hingga malam ini dan emas akan terus naik di kisaran US$ 1,900 hingga US$ 1,930 per troy ons. Hal ini menyebabkan sentimen positif juga untuk saham ANTM terus naik mengingat juga banyaknya sentimen positif yang mengelilinginya saat ini.

Dilansir dari CNN Indonesia

Tags: