PT Astra International Tbk (ASII) memutuskan membagikan dividen Rp 9,67 triliun untuk tahun buku 2021. Pembagian dividen tersebut setara Rp239 per saham.

Pembagian dividen tunai tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Astra International Tbk Rabu, 20 April 2022. Dividen tersebut termasuk dividen interim Rp45 per saham atau seluruhnya Rp1,82 triliun yang telah dibayarkan pada 29 Oktober 2021.

Dengan demikian sisa dividen yang akan dibayarkan Rp 194 per saham atau seluruhnya Rp 7,85 triliun. Dividen final tersebut akan dibayarkan kepada pemegang saham pada 20 Mei 2022. Pemegang saham itu yang namanya yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 10 Mei 2022 pukul 16.00 WIB.

Astra International Tbk mencatatkan laba bersih konsolidasian perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021 sebesar Rp20,1 triliun.  Sementara itu, laba bersih per saham Rp499 pada 2021 atau naik 25% dari periode sama tahun sebelumnya Rp399. Nilai aset bersih per saham sebesar Rp4.250 pada 2021, naik 11% dibandingkan posisi 31 Desember 2020.

Kas bersih, tidak termasuk anak perusahaan jasa keuangan Grup, mencapai Rp30,7 triliun pada 31 Desember 2021. Dibandingkan dengan Rp7,3 triliun pada akhir tahun 2020. Hal tersebut disebabkan oleh kinerja penjualan yang membaik. Utang bersih anak perusahaan jasa keuangan Grup tercatat stabil sebesar Rp39,2 triliun pada 31 Desember 2021, dibandingkan dengan akhir tahun 2020.

Baca juga: Saham ASII Masih Terus Menguat, Berpotensi Koreksi Singkat

Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Djony Bunarto Tjondro menuturkan, grup mencatatkan kinerja yang baik pada 2021 terutama didorong peningkatan penjualan di divisi otomotif, yang didukung oleh insentif pajak barang mewah sementara dari pemerintah dan harga komoditas yang lebih tinggi.

“Perekonomian Indonesia telah menunjukkan peningkatan sepanjang 2021. Tetapi grup diperkirakan akan tetap menghadapi tantangan dari situasi pandemi yang masih berlangsung,” ujar dia dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 25 Februari 2022.

Ia mengatakan, dengan posisi keuangan yang kuat, grup akan terus fokus mencari peluang bisnis baru untuk mencapai pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan grup atas ketangguhan dan kontribusi yang telah didedikasikan kepada grup sepanjang tahun yang penuh tantangan ini,” tutur Djony.

 

Sumber

Baca juga: Transaksi Kripto di Indonesia akan Kena Pajak?